Penyebab Perut Kembung Dan Cara Mengatasinya: Banyak Minum Air Putih

Simak inilah penyebab perut kembung, lengkap beserta cara mengatasinya.

Perut kembung merupakan kondisi ketika saluran pencernaan diisi oleh gas atau udara dalam jumlah yang melebihi batas normal.

Kondisi ini ditandai dengan perut yang terasa penuh sesak, mual, dan ingin buang angin, baik itu melalui lubang anus (kentut), atau mulut (sendawa).

Lantas, apa penyebab Perut Kembung dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Perut Kembung

Melansir laman resmi rsud.sawahluntokota.go.id, beberapa penyebab perut kembung yang perlu Anda ketahui yakni:

1. Refluks Asam Lambung (GERD)

Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau jika diterjemahkan berarti refluks asam lambung adalah salah satu penyakit yang menjadi penyebab perut kembung dan mual.

GERD, sesuai dengan namanya, menyerang organ lambung.

Penyakit ini dipicu oleh produksi asam lambung yang berlebih, ditambah menurunnya fungsi katup (sfringter) kerongkongan bagian bawah sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.

Perut kembung menjadi salah satu gejala yang ditimbulkan oleh penyakit refluks asam lambung atau GERD ini, di samping sejumlah gejala khas lainnya seperti:

2. Makanan

Sejumlah jenis makanan disinyalir sebagai penyebab perut sering kembung.

Predikat ‘penyebab perut kembung’ yang disematkan pada makanan-makanan tersebut didasari fakta bahwa mengonsumsinya dapat meningkatkan produksi gas di dalam tubuh sehingga berujung pada kondisi perut kembung.

Baca juga :  MANFAAT Meditasi Di Pagi Hari Bagi Kesehatan, Dapat Mengurangi Stres Hingga Menurunkan Tekanan Darah

Makanan-makanan yang dimaksud di antaranya:

3. Intoleransi Laktosa

Perut kembung yang sering dialami mungkin saja disebabkan oleh sistem pencernaan Anda yang kesulitan dalam mencerna jenis-jenis makanan yang mengandung laktosa.

Kondisi yang dikenal sebagai intoleransi laktosa ini menjadi salah satu penyebab perut kembung yang paling umum.

Intoleransi laktosa, sebagaimana dijelaskan oleh National Institute of Child Health and Human Development, diakibatkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi enzim laktosa.

Apabila Anda mengalami perut kembung pasca mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa seperti susu dan produk olahannya, itu berarti Anda mengalami intolerasi laktosa.

4. Susah Buang Air Besar (Sembelit)

Konstipasi atau biasa kita menyebutnya dengan istilah ‘sembelit’ adalah kondisi di mana tubuh kesulitan untuk mengeluarkan feses alias buang air besar (BAB).

Gangguan pencernaan ini disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kurang serat, salah makan, hingga stres.

Selain sulit buang air besar, perut kembung adalah salah satu gejala sembelit yang dirasakan oleh penderitanya.

5. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah penyakit di mana terjadi iritasi pada usus besar sehingga menyebabkan usus besar tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mendorong feses keluar secara optimal.

Baca juga :  Tanaman Herbal Tak Boleh Asal Konsumsi, Bisa Timbulkan Efek Buruk, Simak Tips Pakar Obat UGM

IBS atau iritasi usus besar menjadi salah satu penyebab perut kembung yang perlu Anda ketahui dan waspadai.

Selain perut kembung, IBS juga ditandai oleh gejala-gejala lainnya, seperti:

6. Celiac

Penyakit celiac adalah penyebab perut sering kembung lainnya yang cukup serius.

Penyakit ini menyebabkan tubuh penderitanya tidak dapat menyerap nutrisi makanan dengan sempurna.

Selain perut kembung, beberapa gejala lainnya yang dirasakan oleh penderita celiac adalah:

7. Cara Makan yang Salah

Cara makan yang salah mungkin menjadi penyebab perut kembung yang jarang disadari.

Seperti apa cara makan yang memicu perut kembung?

Ada beberapa kesalahan dalam menyantap makanan yang disinyalir menjadi penyebab perut sering kembung, yaitu:

Apabila keempat cara makan di atas sudah jadi kebiasaan, maka jangan heran kalau perut sering merasa kembung.

Sebaiknya mulai dari sekarang hindari hal-hal tersebut jika ingin perut terasa nyaman sepanjang hari.

8. Masuk Angin

Masuk angin atau dalam istilah medis disebut sebagai aerofagia adalah kondisi di mana udara yang masuk ke dalam tubuh (baik ketika berbicara, menelan makanan atau minuman, hingga tertawa) terlalu banyak.

Baca juga :  Tanda Apa Yang Harus Diwaspadai Usai Menyantap Masakan Khas Lebaran? Berikut Penjelasan Dokter

Masuk angin ini dapat menyebabkan tubuh mengalami sejumlah gejala, seperti perut kembung, sering bersendawa, dan kentut.

9. Stres

Setiap orang pasti pernah mengalami stres, yang mana kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, entah itu masalah pekerjaan, keluarga, asmara, dan sebagainya.

Perut kembung adalah salah satu gejala yang lumrah dirasakan ketika sedang stres.

Hal ini berkaitan dengan peningkatan asam lambung di dalam tubuh ketika sedang dilanda rasa stres, cemas, maupun gelisah.

Stres memang tidak bisa dihindari, namun kondisi ini bisa dikendalikan agar jangan sampai berlarut-larut dan bisa berdampak bukan saja pada perut kembung, namun munculnya sejumlah penyakit lainnya.

Cara Mengatasi Perut Kembung

Perut kembung tergolong kondisi yang ringan, dan bisa diatasi dengan sejumlah cara sederhana.

Beberapa cara mengatasi perut kembung yang bisa dilakukan adalah:

(Tribunnews.com/Latifah)