Musim Pancaroba Anak Rentan Batuk, Ini Cara Alami Dan Praktis Mengatasinya

Masa pancaroba atau pergantian musim sering kali menyebabkan masalah kesehatan termasuk batuk.

Masa peralihan dari musim hujan ke kemarau atau sebaliknya, sangat memengaruhi daya tahan tubuh.

Ini karena suhu udara dan kelembapan mulai berubah, dan perubahan ekstrem.

Jadilah sejumlah orang mengalami gejala flu seperti demam, batuk, pilek sampai tenggorokan gatal.

Batuk sendiri merupakan refleks natural dari sistem perlindungan tubuh yang timbul apabila saluran udara di belakang kerongkongan teriritasi.

Iritasi ini memicu paru-paru untuk mengeluarkan udara dengan tekanan yang tinggi.

Baca juga :  Apa Penderita Epilepsi Bisa Sembuh? Epilepsi Adalah Penyakit Yang Menyerang Neurologis

Selain itu, batuk umumnya menjadi gejala dari infeksi virus atau bakteri, serta reaksi alergi.

Nah, jika batuk menyerang apalagi pada anak, cukup menyita perhatian bunda-bunda kan.

Tentu tak tega melihat anak terus batuk, kita pun berupaya agar si kecil segera sembuh.

Salah satu yang kerap diberikan untuk mengatasi batuk adalah membuat ramuan alami dari bahan herbal, seperti jeruk dan madu.

Namun, tak dipungkiri karena alasan kepraktisan, ramuan alami ini tak terjamah.

Baca juga :  Tips Dari Dokter, Agar Anak Tetap Bugar Dan Sehat Di Musim Hujan

Padahal, jika diberikan obat tak sedikit anak yang menolak karena rasanya yang tak ramah di lidah anak.

Tapi jangan khawatir, kita bisa mengatasinya ada solusi yang menggabungkan dua cara mengatasi batuk ini.

Laserin, salah satu obat batuk legendaris memperkenalkan obat batuk hadir dengan rasa baru yang disukai anak, yaitu rasa jeruk.

Sebelumnya, obat batuk ini menggunakan resep dari bahan bahan herbal yaitu jahe, sirih, cengkeh, kayu manis dan akar pakis.

Baca juga :  Santap Makanan Berlebih Saat Lebaran Bisa Memperburuk Komorbid

Sebagai bentuk komitmennya memakai bahan alami, Laseri meluncurkan varian Madu Rasa Jeruk ditandai dengan penanaman ratusuan pohoh jeruk, bertempat di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.(Anita K Wardhani)