6 Manfaat Buah Pepaya: Atasi Peradangan Hingga Jaga Kulit Tetap Awet Muda

Berikut ini manfaat buah pepaya yang mungkin belum Anda tahu.

Pepaya adalalah buah dengan nama ilmiah Carica papaya.

Buah satu ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut.

Selain daging buah, biji pepaya juga bisa dimakan, meski memiliki rasa yang pahit.

Pepaya biasanya tumbuh di daerah tropis di mana ada curah hujan yang berlimpah tetapi sedikit banjir jangka panjang.

Buah ini sarat dengan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan, melawan penyakit hingga membantu kulit terlihat awet muda.

Berikut ini sejumlah manfaat pepaya, dikutip dari Healthline:

1. Memiliki Efek Antioksidan

Radikal bebas adalah molekul reaktif yang dibuat selama metabolisme tubuh.

Pepaya dapat meningkatkan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan penyakit.

Antioksidan, termasuk karotenoid yang ditemukan dalam pepaya, dapat menetralisir radikal bebas.

Studi mencatat bahwa pepaya yang difermentasi dapat mengurangi stres oksidatif pada orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Selain itu, banyak peneliti percaya bahwa radikal bebas yang berlebihan di otak merupakan faktor penting dalam penyakit Alzheimer.

Baca juga :  Ini Akibatnya Kalau Minum Antibiotik Tanpa Resep Dokter

Pengurangan stres oksidatif dikaitkan dengan kandungan likopen pepaya dan kemampuan untuk menghilangkan kelebihan zat besi , yang diketahui menghasilkan radikal bebas.

2. Memiliki Sifat Antikanker

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dalam pepaya dapat mengurangi risiko kanker.

Mungkin juga bermanfaat bagi orang yang sedang dirawat karena kanker.

Pepaya dapat bekerja dengan mengurangi radikal bebas yang berkontribusi terhadap kanker.

Selain itu, pepaya mungkin memiliki beberapa efek unik yang tidak dimiliki oleh buah lain.

Di antara 14 buah dan sayuran yang diketahui memiliki sifat antioksidan, hanya pepaya yang menunjukkan aktivitas antikanker pada sel kanker payudara.

Dalam sebuah penelitian kecil pada orang dewasa yang lebih tua dengan peradangan dan kondisi perut prakanker, persiapan pepaya yang difermentasi mengurangi kerusakan oksidatif.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Menambahkan lebih banyak pepaya ke dalam makanan dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Studi menunjukkan bahwa buah-buahan tinggi likopen dan vitamin C dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Antioksidan dalam pepaya dapat melindungi jantung Anda dan meningkatkan efek perlindungan dari kolesterol HDL “baik”.

Baca juga :  Apa Itu Sternum? Tulang Penghubung Rusuk Dan Selangka

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi suplemen pepaya yang difermentasi selama 14 minggu memiliki lebih sedikit peradangan dan rasio LDL “buruk” yang lebih baik terhadap HDL “baik” daripada orang yang diberi plasebo.

4. Melawan Peradangan

Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit, dan makanan yang tidak sehat serta pilihan gaya hidup dapat mendorong proses peradangan.

Studi menunjukkan bahwa buah dan sayuran yang kaya antioksidan seperti pepaya membantu mengurangi penanda inflamasi.

Sebagai contoh, satu penelitian mencatat bahwa pria yang meningkatkan asupan buah dan sayuran tinggi karotenoid mengalami penurunan CRP yang signifikan, penanda inflamasi tertentu.

5. Meningkatkan Pencernaan

Enzim papain dalam pepaya dapat membuat protein lebih mudah dicerna.

Orang-orang di daerah tropis menganggap pepaya sebagai obat untuk sembelit dan gejala lain dari sindrom iritasi usus besar (IBS).

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi formula berbasis pepaya selama 40 hari mengalami peningkatan yang signifikan dalam sembelit dan kembung.

Biji, daun dan akar juga telah terbukti mengobati bisul pada hewan dan manusia.

Baca juga :  8 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Otak, Tips Pencegahan, Dan Cara Menerapkannya

6. Menjaga Kulit Awet Muda

Selain menjaga kesehatan tubuh, pepaya juga dapat membantu kulit terlihat lebih kencang dan awet muda.

Aktivitas radikal bebas yang berlebihan diyakini bertanggung jawab atas banyak kerutan, kendur, dan kerusakan kulit lainnya yang terjadi seiring bertambahnya usia.

Vitamin C dan likopen dalam pepaya melindungi kulit dan dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan ini.

Dalam sebuah penelitian, suplementasi dengan likopen selama 10-12 minggu mengurangi kemerahan pada kulit setelah terpapar sinar matahari, yang merupakan tanda cedera kulit.

Di lain, wanita yang lebih tua yang mengkonsumsi campuran likopen, vitamin C dan antioksidan lainnya selama 14 minggu memiliki pengurangan kedalaman kerutan wajah yang terlihat dan terukur.

(Tribunnews.com/Yurika)

Artikel Kesehatan lainnya