Tanda-tanda Tubuh Dengan Kolestrol Tinggi Yang Perlu Diwaspadai

Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat.

Namun, tingkat kolesterol tinggi atau LDL dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan buruknya sirkulasi darah.

Pemeriksaan kolesterol dalam darah berguna untuk mendeteksi risiko tersebut.

Kadar kolesterol dikategorikan tinggi, jika mencapai lebih dari 240 mg/dL.

Meski kolesterol tinggi tidak memiliki gejala yang khas. Namun, ada beberapa hal yang bisa menjadi tanda kolesterol sedamg naik, yaitu:

1. Nyeri Dada

Tingginya kadar LDL di dalam darah bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung dan stroke. Hal ini disebabkan LDL berperan pada terbentuknya plak pada pembuluh darah (aterosklerosis).

Baca juga :  Penyebab Dan Gejala Infeksi Paru-paru, Batuk Disertai Lendir Kental Dan Sesak Napas

Plak tersebut bisa menyumbat pembuluh darah jantung dan menyebabkan peredaran darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu.

Nyeri dada bisa terjadi karena sel darah merah yang kaya oksigen tidak cukup pasokannya. Sehingga, jantung bekerja lebih keras lagi untuk menjaga tubuh agar terpasok dengan nutrisi yang dibutuhkan.

2. Nyeri di Tengkuk

Nyeri pada leher bisa menjadi pertanda gejala kolesterol naik. Hal ini dikarenakan terjadi penumpukan lemak pada pembuluh darah leher. Sehingga, peredaran darah menjadi tidak lancar gegara tumpukan lemak berubah menjadi plak yang mempersempit pembuluh darah di leher.

3. Sering Kesemutan

Baca juga :  Gejala Dan Cara Cegah Hepatitis Akut Misterius: Cuci Tangan Hingga Tidak Bergantian Alat Makan

Karena tingginya kolesterol di dalam darah berhubungan dengan gangguan saraf tepi. Di mana, kolesterol tinggi mengakibatkan peradangan pada saraf yang akhirnya menyebabkan sensasi kesemutan.

4. Mudah Lelah dan Ngantuk

Kadar kolesterol yang tinggi mengakibatkan menyempitnya pembuluh darah ke otak. Sehingga, otak kurang mendapatkan asupan sel darah merah dan oksigen yang menyebabkan mudah lelah dan mengantuk.

Sementara penyebab kolestrol tinggi adalah gaya hidup yang tidak sehat.

1. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat (memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi), Contohnya kuning telur, mentega, biskuit, keju, krim, atau santan.

2. Kurang berolahraga atau beraktivitas.

Baca juga :  Cegah Hepatitis Akut Berat Pada Anak, Dokter Ingatkan Jangan Pakai Alat Makan Bersamaan

3. Kebiasaan merokok.

4. Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol.

5. Obesitas.

6. Memiliki penyakit tertentu, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, diabetes, kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), penyakit liver, dan penyakit ginjal.

7. Pertambahan usia. Saat usia tua, risiko kolesterol tinggi yang memicu arterosklerosis juga semakin besar.