Diet Dan Pola Makan Ini Sangat Dianjurkan Bagi Pasien Jantung

Jangan makan sembarangan merupakan pesan dari sejumlah ahli dan dokter bagi penderita penyakit jantung dan pembuluh darah.

Menjalani gaya hidup sehat dengan makanan bergizi seimbang dan olahraga, serta menjalani pengobatan teratur, menjadi kunci seorang penderita jantung bisa menjalani hidup lebih baik.

Seperti apa det dan pola makan yang dianjurkan?

1. Jalankan Diet Mediterania

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Premier Surabaya, dr Hans Tandra Sp.PD.KEMD, PhD mengatakan, diet mediterania merupakan diet yang sering dianjurkan para ahli bagi penderita jantung, pembuluh darah, obesitas, maupun diabetes.

Selain itu, orang sehat juga sangat dianjurkan melakukan diet ini.

Diet mediterania merupakan, panduan makan yang mengacu pada pola makan orang-orang di negara Italia, Spayol, Perancis, serta Yunani.

Baca juga :  Persoalan Gizi Anak Tak Hanya Stunting, Tapi Juga Obesitas Akibat Konsumsi Makanan Tak Terkontrol

“Mediterania diet adalah diet nomor 1 untuk jantung, pembuluh darah, orang obesitas, orang sehat, maupun untuk diabetes,” katanya dalam Talkshow Hidup Sehat, Jantung Sehat yang digelar Mayapada Hospital dan Tribunnews, Kamis (28/7/2022).

Ia mengatakan, dalam diet ini seseorang akan dianjurkan makan ikan, biji-bijian, serta sayuran. Diet ini tak menyarankan red meet atau daging merah.

“Jadi saya selalu menganjurkan orang ayo makan ikan, makan sayuran makan warna-warni yang namanya rainbow menu. Itu sangat sehat, banyak antioksidan banyak fiber, banyak vitamin, banyak mineral. Jadi kita tidak usah lagi cari segala suplemen. Ini makan yang sungguh sehat,” ungkapnya

Baca juga :  Kumpulan Bahan Alami Untuk Jaga Kesehatan Paru-paru, Jahe Hingga Cabai Rawit

2. Jam Makan Harus Teratur

Setelah menemukan diet yang dianjurkan dokter, penting juga untuk mengatur jam makan.

Seperti makan malam sebelum jam 19.00 dan tidak melewatkan sarapan.

“Jam 6, jam 7 sarapan pagi. Banyak orang skip breakfast. Justru ini salah besar dengan makan pagi. Pada pagi hari pankreas kita kerjanya bagus tapi kalau tidak teratur insulin makan insulinnya pontang-panting bekerja karena makanan datang bertubi-tubi ayo atur jam makan seperti ini,” pesannya.

3. Menguyah dengan Pelan

Selain itu, berhentilah sebelum kenyang jangan terus-terusan makan.

Ia mengatakan, mayoritas orang Asia maka terlalu cepat.

Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa mereka yang menguyah terlalu cepat cenderung memiliki kebiasaan makan berlebihan.

Baca juga :  Manfaat Wasabi Untuk Kesehatan: Antibakteri Hingga Anti-inflamasi

“Makan lama 23- 33 kali menguyah itu membuat banyak enzim pencernaan dalam air liur kita yang akan membantu pencernaan. Kalau kita makan pelan-pelan 20 menit 30 menit itu, ada rangsangan atau laporan dari lambung usus kita ke otak sehingga rem sudah kenyang,” ungkap dokter Hans.