Ketumbar Bermanfaat Untuk Rambut Sehat Dan Kuat, Dibuat Jus Hingga Minyak Biji

Mulai dari biji ketumbar hingga daun ketumbar memiliki fungsinya masing-masing.

Termasuk untuk kesehatan secara umum hingga bermanfaat untuk rambut.

Ketumbar bisa membuat rambut lebih sehat, kuat, dan bernutrisi, tentunya jika dikonsumsi dengan berbagai cara dan racikan.

Berikut ini manfaat ketumbar bagi rambut dikutip dari allthatgrows:

1. Pasta daun ketumbar

Gunakan resep ini untuk peremajaan rambut dan masalah rambut lainnya.

Resep:

a) Hancurkan beberapa helai daun ketumbar segar dan campurkan dengan setengah gelas air. Campurkan untuk membuat pasta dan oleskan secara merata ke kulit kepala Anda.

b) Biarkan campuran selama 15 menit dan bilas rambut Anda. Anda bisa menggunakan pasta ini dua kali seminggu.

2. Jus ketumbar

a) Tambahkan air dan sedikit gula ke daun ketumbar cincang halus untuk membuat jus ketumbar.

b) Minum jus 3 sampai 4 kali seminggu di sore hari.

3. Minyak biji ketumbar

a) Hancurkan 2 sdt biji ketumbar dan tambahkan ke sekitar 100 ml minyak zaitun atau kelapa.

b) Biarkan selama 2 minggu dan pijat minyak infus ini ke seluruh kulit kepala dengan ujung jari. Keramas keesokan paginya atau dalam beberapa jam.

4. Untuk olesan rambut

a) Rebus segenggam ketumbar segar dalam air selama 15 sampai 20 menit. Biarkan dingin dan tuangkan rebusan ke dalam botol.

b) Oleskan ke kulit kepala dan pijat selama 10 menit sebelum dibilas dengan sampo. Anda dapat menggunakan solusi ini 2-3 kali seminggu.

Ketumbar untuk Kesehatan

Ketumbar merupakan ramuan yang biasa digunakan untuk membumbui banyak hidangan, mulai dari menu tradisional hingga internasional.

Jenis rempah ini berasal dari tanaman Coriandrum sativum dan memiliki keterkaitan dengan peterseli, wortel, dan seledri.

Di Amerika Serikat (AS), biji Coriandrum sativum disebut sebagai coriander atau ketumbar, sedangkan daunnya disebut cilantro.

Sementara di belahan dunia lainnya seperti Indonesia, disebut sebagai biji ketumbar dan daunnya disebut daun ketumbar.

Tanaman ini juga dikenal sebagai peterseli China.

Dikutip dari laman Healthline, Rabu (1/9/2021), banyak orang yang menggunakan ketumbar untuk membumbui hidangan seperti sup dan salsa.

Begitu pula makanan India, Timur Tengah dan Asia seperti kari dan masala, turut memanfaatkan tumbuhan ini.

Daun ketumbar sering digunakan secara utuh, sedangkan bijinya dimanfaatkan melalui cara dikeringkan kemudian digiling.

Baca juga :  Manfaat Santan Untuk Kesehatan: Bisa Turunkan Berat Badan Hingga Cegah Peradangan

Mengacu pada bagian-bagian tertentu dari tanaman Coriandrum sativum, berikut adalah 8 manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari ketumbar.

1. Dapat membantu menurunkan gula darah

Gula darah yang tinggi merupakan faktor risiko diabetes tipe 2.

Nah, mengkonsumsi biji ketumbar, ekstrak dan minyaknya dapat membantu menurunkan gula darah anda.

Namun bagi orang yang memiliki gula darah rendah atau sedang mengkonsumsi obat diabetes, harus berhati-hati saat menggunakan ketumbar dalam membumbui masakan, karena rempah ini sangat efektif dalam menurunkan kadar gula darah.

Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa biji ketumbar dapat mengurangi gula darah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan gula dari darah.

Sebuah penelitian pada tikus dengan obesitas dan gula darah tinggi menemukan bahwa dosis tunggal yakni 9,1 miligram per pon berat badan atau 20 miligram per kg ekstrak biji ketumbar, menurunkan gula darah sebesar 4 mmol/L dalam waktu 6 jam, mirip dengan efek dari obat gula darah glibenclamide.

Sebuah penelitian serupa juga menemukan bahwa dosis yang sama dari ekstrak biji ketumbar dapat menurunkan gula darah serta meningkatkan pelepasan insulin pada tikus dengan diabetes.

2. Kaya akan antioksidan penambah kekebalan tubuh

Ketumbar menawarkan beberapa antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Antioksidannya telah terbukti melawan peradangan pada tubuh.

Senyawa ini termasuk terpinene, quercetin dan tokoferol yang mungkin memiliki efek antikanker, meningkatkan kekebalan dan neuroprotektif.

Satu penelitian pada tabung menemukan bahwa antioksidan dalam ekstrak biji ketumbar menurunkan peradangan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, prostat, payudara, dan usus besar.

3. Bermanfaat bagi kesehatan jantung

Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan dan tabung menunjukkan bahwa ketumbar dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol LDL (jahat).

Ekstrak ketumbar tampaknya berperan sebagai diuretik serta membantu tubuh anda dalam membuang kelebihan natrium dan air, sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ketumbar dapat membantu menurunkan kolesterol.

Sebuah penelitian menemukan, tikus yang diberi biji ketumbar mengalami penurunan kolesterol LDL dan peningkatan kolesterol HDL (baik) yang signifikan.

Baca juga :  Saat Puasa Sakit Gigi Dan Harus Minum Obat 3 Kali Sehari, Bagaimana Caranya? Ini Saran Dokter

Terlebih lagi, banyak orang menemukan bahwa mengkonsumsi rempah pedas dan rempah seperti ketumbar dapat membantu mereka mengurangi asupan natrium, yang tentunya dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Pada populasi yang mengkonsumsi jumlah ketumbar yang jauh lebih besar dibandingkan rempah lainnya, tingkat penyakit jantung cenderung lebih rendah, terutama dibandingkan dengan orang-orang yang menjalani diet ala Barat yang mengemas lebih banyak garam dan gula.

4. Dapat melindungi kesehatan otak

Banyak penyakit otak, termasuk Parkinson, Alzheimer, dan multiple sclerosis, terkait dengan peradangan.

Sifat anti-inflamasi ketumbar ini dapat melindungi anda dari sejumlah penyakit tersebut.

Satu penelitian pada tikus menemukan bahwa ekstrak ketumbar dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan sel saraf setelah mengalami kejang akibat obat, kemungkinan karena sifat antioksidannya.

Penelitian yang melibatkan tikus sebagai hewan percobaan ini juga mencatat bahwa daun ketumbar dapat meningkatkan memori.

Ini tentunya menunjukkan bahwa tanaman tersebut berpotensi melindungi anda dari penyakit Alzheimer.

Ketumbar juga dapat membantu mengelola kecemasan.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak ketumbar hampir sama efektifnya dengan Diazepam, obat kecemasan umum yang dapat mengurangi gejala pada kondisi ini.

Namun, perlu diingat bahwa penelitian terhadap manusia pun diperlukan untuk kasus ini.

5. Dapat meningkatkan pencernaan dan kesehatan usus

Minyak yang diekstraksi dari biji ketumbar dapat mempercepat dan meningkatkan pemulihan kesehatan pencernaan.

Satu penelitian yang dilakukan selama 8 minggu pada 32 orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) menemukan bahwa 30 tetes obat herbal mengandung ketumbar yang dikonsumsi tiga kali sehari secara signifikan, dapat mengurangi sakit perut, kembung dan ketidaknyamanan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Dalam pengobatan tradisional di Iran, ekstrak ketumbar digunakan sebagai penambah nafsu makan.

Satu penelitian terhadap tikus mencatat bahwa ekstrak ketumbar meningkatkan nafsu makan tikus tersebut, dibandingkan dengan tikus yang hanya diberi air.

6. Dapat melawan infeksi

Ketumbar mengandung senyawa antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi tertentu dan penyakit bawaan makanan.

Dodecenal yang merupakan senyawa dalam ketumbar, bermanfaat untuk melawan bakteri seperti Salmonella.

Perlu diketahui, salmonella dapat menyebabkan keracunan makanan dan mengancam jiwa, ini terjadi pada 1,2 juta orang setiap tahunnya di Amerika Serikat.

Baca juga :  Makanan Yang Mengandung Asam Folat, Baik Untuk Program Hamil Hingga Ibu Hamil

Selain itu, satu penelitian tabung mengungkapkan bahwa biji ketumbar masuk dalam kategori rempah yang dapat melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK).

Sedangkan penelitian lain menunjukkan bahwa minyak ketumbar harus digunakan dalam formulasi antibakteri, karena kemampuannya untuk melawan penyakit bawaan makanan dan infeksi yang diperoleh di rumah sakit.

7. Dapat melindungi kulit anda

Ketumbar mungkin memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan kulit, termasuk untuk mengobati ruam ringan seperti dermatitis.

Dalam satu penelitian, ekstraknya memang gagal mengobati ruam popok pada bayi, namun dapat digunakan bersama senyawa penenang lainnya sebagai pengobatan alternatif.

Sementara penelitian lain mencatat bahwa antioksidan dalam ekstrak ketumbar dapat membantu mencegah kerusakan sel yang menjadi penyebab penuaan kulit serta kerusakan kulit akibat radiasi ultraviolet B.

Selain itu, banyak orang menggunakan jus daun ketumbar untuk memperbaiki kondisi kulit seperti jerawat, pigmentasi, berminyak maupun kulit kering.

Kendati demikian, penelitian tentang penggunaan rempah ini masih dianggap kurang untuk kasus tersebut.

8. Mudah ditambahkan dalam menu diet anda

Semua bagian dari tanaman Coriandrum sativum memang dapat dikonsumsi, namun biji dan daunnya memiliki rasa yang sangat berbeda.

Biji ketumbar memiliki rasa yang tidak terlalu menyengat, sedangkan daunnya memiliki rasa yang tajam seperti jeruk, meskipun beberapa orang menilai rasanya seperti sabun.

Biji ketumbar utuh dapat ditambahkan pada makanan anda yang dipanggang, acar sayuran, hingga sayuran yang dipanggang.

Saat dipanaskan untuk disangrai, ketumbar pun melepaskan aromanya, setelah itu dapat digiling untuk ditambahkan dalam pasta maupun hidangan lainnya.

Sementara itu, daun ketumbar paling cocok menjadi garnish atau hiasan pada sup, selain itu dapat digunakan pula dalam hidangan seperti salad pasta dingin, lentil, salsa tomat segar, hingga hidangan mie Thailand.

Anda juga dapat menghaluskannya dengan dipadukan bawang putih, kacang tanah, santan, dan jus lemon untuk membuat pasta untuk hidangan seperti burrito dan salsa.

(Tribunnews.com/Chrysnha, Fitri Wulandari)