Solusi Tidur Nyenyak Menurut Ahli Kesehatan

Gangguan kesehatan fisik dan psikis memang seringkali berhubungan erat dengan pola tidur. Tidak jarang mereka yang alami gangguan kesehatan sulit tidur.

Misalnya saja depresi yang dialami seseorang bisa sebabkan gangguan tidur. Untuk mengembalikan pola tidur adalah dengan cara mengobati gangguan depresi yang dialami.

Namun menurut dr Santi dari Medical Center Kompas Gramedia, mengobati depresiasi tidaklah mudah.

“Mengobati depresi bukan hal sederhana yang bisa diobati dalam waktu singkat. Mengobati depresi membutuhkan kesabaran luar biasa. Serta membutuhkan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien yang merawat,” papar dr Santi pada siaran Radio Sonora FM, Selasa (5/7/2022).

Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan menjaga tidur. Pertama, setelah 20 menit berbaring namun belum tertidur, cobalah bangun dari tempat tidur.

Baca juga :  Selain Imunisasi Dan Obat ARV, Anak Dengan HIV Harus Dipantau Tumbuh Dan Kembangnya

Lakukan hal yang nyaman, menyenangkan dan menenangkan. Dengarkan musik yang tenang seperti instrumental. Kalau tidak suka mendengarkan musik, coba lakukan hal lain seperti membaca buku.

“Kalau baca buku lampu jangan terang benderang. Lakukan hal lain seperti berdoa, menulis jurnal atau menghitung hal-hal baik yang diterima dan telah dilakukan,” papar dr Santi.

Kedua, ciptakan lingkungan menjadi nyaman di sekitar tempat tidur. Bangun suasana yang sepi, minim kan pencahayaan dan Pastika suhu udara tidak terlalu panas.

Bisa menggunakan kipas atau pendingin udara. Akan lebih baik jika ditambah dengan tanaman yang berada di sekitar rumah untuk memberikan suhu udara yang sejuk.

Baca juga :  Manfaat Tomat Untuk Kesehatan, Anti-Karsinogenik Hingga Merawat Rambut

Ketiga, pastikan perlengkapan tidur seperti seprai, kasus, bantal dan guling dalam keadaan bersih dan nyaman. Lalu gunakan posisi tidur yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kenyamanan.

Keempat, bisa juga memberikan kamar wewangian. Lalu hindari makan dan minuman pedas atau berkafein sebelum tidur.

Hindari aktivitas berat, dua jam sebelum tidur. Lalu biarkan tubuh terpapar cahaya matahari pagi sampai sore. Dan saat sore sampai malam, batasi cahaya masuk.

“Satu jam sebelum tidur, minimalkan cahaya masuk ke dalam mata. Agar badan bisa mengeluarkan hormone melatonil. Hormon ini dapat memicu tidur dan baru keluar saat situasi gelap,” papar dr Santi lagi.

Baca juga :  Benarkah Sering Minum Es Picu Radang Tenggorokan Pada Anak? Berikut Penjelasan Dokter

Terakhir, jangan tidur siang terlalu lama. Maksimal 30 menit atau sebaiknya di bawah itu. Karena bisa menganggu waktu tidur di malam hari.

Jika semua cara telah dilakukan tapi tetap tidak bisa tidur, maka cari tahu akar menjadi masalah tidur. Sehingga masalah tersebut bisa diselesaikan.