Manfaat Kayu Manis, Kurangi Risiko Obesitas Hingga Mengontrol Gula Darah

Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah yang banyak digunakan di Indonesia bahkan internasional.

Kayu manis yang punya wangi khas ini kerap digunakan untuk campuran teh hingga kue.

Tak hanya itu, kayu manis juga biasa langsung diseduh dan ditambahkan gula.

Kayu manis banyak ditemukan di Asia Tenggara.

Jenis rempah dari kulit kayu pohon keluarga Cinnamomum ini juga bisa ditemukan di Amerika Selatan.

Dilansir Boldsky, kayu manis mempunyai manfaat mulai dari mengontrol kadar glukosa darah hingga membantu menurunkan berat badan.

Kayu manis juga bisa mengobati gangguan pernapasan hingga memperbaiki sistem pencernaan.

Daun kayu manis mengandung dua senyawa utama cinnamaldehyde dan trans-cinnamaldehyde (Cin) yang memberikan aroma unik pada rempah-rempah.

Minyak atsiri kayu manis, yang biasanya dibuat dari daunnya, ternyata memiliki kandungan Cin yang tinggi dengan manfaat yang besar bagi tubuh manusia.

Kulit pohon kayu manis mengandung katekin (antioksidan utama dalam teh hijau) dan procyanidins (antioksidan utama dalam buah beri).

Baca juga :  Penyebab Hepatitis Akut Pada Anak, Diduga Disebabkan Beberapa Virus

Berikut Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan yang Dirangkum dari Boldsky

1. Mengontrol gula darah

Kayu manis banyak digunakan tidak hanya untuk mengontrol kadar gula darah tetapi juga untuk menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah serta mencegah komplikasi terkait diabetes.

Menurut sebuah penelitian berdasarkan meta-analisis data uji coba terkontrol secara acak, konsumsi kayu manis dapat secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan LDL atau kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

2. Mengurangi risiko obesitas

Obesitas berada di bawah penyakit sindrom metabolik yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis dapat bertindak pada tingkat sel dan mengurangi risiko obesitas di antara orang India Asia, karena mereka lebih rentan terhadap perkembangan penyakit diabetes dan sindrom metabolik karena komposisi tubuh mereka.

3. Meningkatkan sirkulasi darah di rahim

Beberapa penelitian mengatakan bahwa kayu manis dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di rahim dan meningkatkan regenerasi jaringan.

Baca juga :  Resep Ramuan Alami Untuk Mengobati Penyakit Cacar Air Dan Campak

Ini membantu mencegah berkurangnya suplai darah selama menstruasi dan menjaga kesuburan dan kesehatan sel telur.

Kayu manis juga dapat membantu meningkatkan aliran darah rahim selama kehamilan, yang selanjutnya membantu menjaga aliran darah pusar untuk kesehatan janin yang baik.

4. Mencegah pendarahan

Kayu manis tidak hanya membantu meningkatkan suplai darah saat dibutuhkan, tetapi juga dapat bertindak sebagai koagulan dan mencegah pendarahan.

Menurut sebuah penelitian, minyak kayu manis, dibandingkan dengan bentuk airnya, dapat membantu mengurangi waktu pembekuan darah pada keadaan ketika ada masalah yang berkaitan dengan pembekuan luka seperti ukuran luka yang besar atau kondisi yang mendasari seperti diabetes atau hemofilia.

5. Baik untuk jantung

Cinnamaldehyde dan asam cinnamic dalam kayu manis diketahui memiliki efek kardioprotektif, bersama dengan sifat anti-inflamasi yang kuat.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus Sprague Dawley menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu secara luas dalam pengobatan penyakit jantung iskemik dengan kemampuannya untuk menghasilkan oksida nitrat dan mengurangi ketegangan pembuluh darah jantung.

Baca juga :  Empat Cara Agar Sakit Mag Tak Kambuh Saat Puasa

Efek Samping Kayu Manis

Meski memiliki berbagai manfaat, kayu manis juga memiliki efek samping.

Efek samping ini terjadi bila mengonsumsinya secara berlebihan.

Beberapa efek samping akibat konsumsi kayu manis yang berlebihan antara lain:

– Toksisitas atau kerusakan hati

– Alergi

– Peningkatan risiko keusakan DNA

– Meningkatkan panas tubuh

– Luka mulut dengan rasa gatal atau terbakar

– Interaksi dengan obat-obatan tertentu seperti obat jantung atau diabetes

– Menyebabkan iritasi tenggorokan

– Masalah tertentu selama kehamilan

(Tribunnews.com, Renald)