Kanker Payudara Bisa Kambuh Usai Jalani Pengobatan, Apakah Dapat Dicegah?

Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi (kanker) Prof Zubairi Djoerban mengatakan, pasien kanker payudara yang telah menjalani serangkaian pengobatan memiliki kecenderungan kambuh.

“Saat pengobatan, kemungkinan ada sel-sel kanker yang tidak terdeteksi yang membuat sel-sel itu berkembang dan menyebar yang kemudian terdeteksi dokter. Bisa melalui perabaan dokter karena ada benjolan, atau sewaktu bone scan atau cek darah CA 15.3,” kata Zubairi dikutip dari akun twitternya, Selasa (5/7/2022).

Baca juga :  Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan, Meringankan Flu Hingga Cegah Demensia

Menurutnya, untuk menentukan apakah mungkin kekambuhan karena jenis kanker lain harus dipastikan terlebih dulu.

“Jenis sel kanker ini kan tidak tergantung dari tempat ditemukan, bisa saja di luar payudara, di kelenjar atau di tulang. Dokter akan memastikannya,”ungkap Prof Zubairi.

Dokter Zubairi memaparkan, kekambuhan terjadi bukan hanya terjadi di daerah payudara, namun dapat menyebar ke kelenjar getah bening.

“Juga tulang, liver, paru bahkan bisa ke otak,” imbuh dokter yang berpratik di RS Kramat 128 ini.

Baca juga :  Diabetes Dapat Timbulkan Stroke, Begini Pencegahannya

Meski sudah menyebar, kanker payudara bisa diatasi atau diobati dengan residif, dimana hasilnya sering kali memuaskan, walaupun mungkin akan kambuh lagi.

Bisakah dicegah agar tidak kambuh?

“Lebih tepat disebut mengurangi kemungkinan kambuh,” imbuhnya

Selain tindakan pembedahan untuk membuang kanker, dokter juga melanjutkan pengobatan dengan radioterapi dan kemoterapi.

Beberapa pasien memerlukan pengobatan target dan juga hormonal.

Adapun pemilihan jenis pengobatan tergantung beberapa faktor. Antara lain status hormonal, lokasi kekambuhan, selang waktu sampai kambuh, respons pengobatan sebelumnya, dan status menopause (apakah masih menstruasi atau sudah menopause).