Olahraga Dan Diet Yang Disarankan Bagi Pasien Gagal Jantung

Banyak pasien yang terdiagnosis gagal jantung beranggapan bahwa mereka tidak lagi memiliki harapan hidup.

Padahal, penyakit gagal jantung masih dapat dikendalikan dengan tatalaksana yang tepat yang diberikan dokter spesialis jantung.

Pasien gagal jantung tetap dapat menjalankan hidup yang mendekati normal, berkualitas, dan beraktivitas seperti biasa.

Namun, sangat penting bagi pasien gagal jantung agar patuh terhadap perawatan dan pengobatan yang diberikan oleh dokter, serta menerapkan pola hidup yang sehat seperti menjaga pola makan dan rajin berolahraga.

Diketahui, gagal jantung merupakan kondisi dimana otot-otot di dinding jantung perlahan.

Lantas olahraga apa yang disarankan bagi pasien gagal jantung?

Berikut penjelasan dokter spesialis bedah horaks kardiovaskuler Vebiona Kartini Primaputri dalam talkshow bersama Occam, Rabu (15/6/2022).

Aktivitas fisik ringan dianggap bermanfaat bagi sebagian besar orang dengan gagal jantung karena dapat memperbaiki fungsi jantung dengan memperkuatnya untuk berdetak lebih efisien. Membantu memperbaiki gejala.

Baca juga :  Selamat Hari Kopi Nasional! Berikut Manfaat Kopi Yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Dokter Vebi menuturkan, sangat disarankan sebelum memulai program olahraga, atau jika ingin meningkatkan atau mengubah jenis olahraga yang dilakukan, berbicaralah dengan dokter atau perawat untuk memastikan, agar tidak menaruh terlalu banyak tekanan pada jantung terlalu cepat.

“Pasien bisa memulai dengan sesuatu yang mudah seperti berjalan dalam jarak dekat atau jika mereka menganggap diri mereka aktif secara fisik, mereka juga bisa mencoba berenang,” kata dia.

Ia mengatakan, seorang pasien gagal jantung harus mengetahui alarm kewaspadaan pada jantungnya.

Jika masih bisa berbicara saat berolahraga maka fungsi jantung baik, Namun, jika tidak dapat berbicara, mungkin olahraga yang dilakukan berlebihan.

“Berhentilah berolahraga jika mengalami sesak napas, pusing, sakit dada, mual atau keringat dingin. Jika gejala terus ada, hubungi dokter dan perawat,” tuturnya.

Sementara untuk diet yang harus diperhatikan pasien gagal jantung adalah sebagai berikut:

Baca juga :  BPOM Sita Kopi Stamina Pria Mengandung Paracetamol Dan Sildenafil, Ketahui Efek Sampingnya

1.Perhatikanlah jumlah asupan kalori.

Perlu diperhatikan di dalam makanan terutama kadar gula, lemak jenuh, seperti yang ditemukan pada produk makanan, susu dan daging.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan berlemak ini bisa mengakibatkan tingginya kadar lemak dan kolestrol dalam darah. Kolestrol darah tinggi terkait dengan penyakit arteri koroner, yang bisa menyebabkan serangan jantung dan gagal jantung

Selain itu, makanan dengan kandungan lemak tinggi juga mengandung banyak kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan membuat tubuh, berisiko tinggi mengalami gagal jantung.

2. Batasi air dan garam

Makanan asin atau karbohidrat olahan seperti roti putih dan nasi, juga bisa meningkatkan tenakanan pada jantung. Peningkatan jumlah cairan dalam darah berarti jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke sekitar tubuh.

Cairan berlebih bisa masuk ke paru-paru, sehingga mengakibatkan sulit bernafas, ke dalam perut sehingga lebih sulit untuk makan dan mencerna makanan, atau ke kaki bagian bawah.

Baca juga :  Cara Meredakan Sakit Kepala Secara Alami, Ikuti 8 Tips Sederhana Berikut Ini!

“Mengurangi asupan garam menjadi sangat penting bagi orang yang mengidap gagal jantung,” ujar Dokter Vebiona.

Tubuh membutuhkan garam untuk berfungsi, namun hanya membutuhkan sedikit, dan sebagian besar makanan mengandung garam secara alami. Gagal jantung menyebabkan tubuh menahan garam dan air ekstra, yang menyebabkan cairan terbentuk di tubuh. Cairan ekstra ini menyebabkan pembekakan pergelangan kaki, kaki atau perut, dan penambahan berat badan.

“Kondisi ini juga dapat menyebabkan penyumbatan pada paru-paru dan membuat sesak napas,” kata dia.