Mengenal Tanaman Eucalyptus, Lengkap Dengan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Berikut penjelasan mengenai tanaman Eucalyptus, lengkap dengan manfaatnya bagi kesehatan.

Pohon Eucalyptus merupakan pohon yang berasal dari Benua Australia.

Bentuk dari pohon Eucalyptus adalah tinggi dan lurus, dikutip dari tamankita.tangerangkota.go.id.

Pohon ini memiliki sifat yang tidak tahan terhadap cuaca dingin.

Sehingga pohon ini hanya bisa tumbuh di daerah-daerah subtropis dan tropis.

Selain itu, pohon Eucalyptus juga memiliki sifat yang mudah terbakar.

Akan tetapi, jika terjadi kebakaran hutan, pohon ini justru dapat berkembang lebih banyak lagi dengan tumbuhnya bibit-bibit baru disekitarnya.

Pelu diketahui, tanaman ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari akar, batang hingga daunnya.

Lalu apa saja manfaat tanaman Eucalyptus bagi Kesehatan?

Manfaat Tanaman Eucalyptus bagi Kesehatan

Berikut manfaat tanaman Eucalyptus bagi kesehatan yang dikutip dari Healthline.com:

1. Kaya Akan Antioksidan

Daun Eucalyptus dapat dkeringkan lalu dibuat menjadi teh.

Pilih teh yang berlabel “eucalyptus leaves tea” dan hindari menambahkan minyak esensial kayu putih ke dalam teh.

Daun kayu putih adalah sumber antioksidan, terutama flavonoid, yang melindungi tubuh dari stres oksidatif dan kerusakan akibat radikal bebas.

Baca juga :  Tidak Semua Penyakit Perlu Obat Antibiotik

Flavonoid utama dalam Eucalytups adalah katekin, isorhamnetin, luteolin, kaempferol, phloretin, dan quercetin.

Senyawa ini dapat melindungi terhadap kanker tertentu, penyakit jantung, dan demensia.

Menurut penelitian, teh Eucalyptus merupakan sumber antioksidan yang baik dan diakui aman untuk orang dewasa.

Namun, untuk anak-anak harus mendapatkan persetujuan dari profesional kesehatan sebelum minum teh ini.

2. Dapat Meredakan Gejala Flu

Eucalyptus banyak digunakan sebagai obat flu alami dan merupakan bahan umum dalam produk pereda pilek dan batuk.

Bahan utama yang bertanggung jawab atas sifat-sifat ini adalah eucalyptol, juga dikenal sebagai cineole, yang merupakan senyawa yang ditemukan dalam minyak kayu putih.

Selanjutnya, eucalyptol dapat membantu memperbaiki gejala asma.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa eucalyptol dapat meredakan gejala pilek seperti frekuensi batuk, hidung tersumbat, dan sakit kepala dengan mengurangi peradangan dan penumpukan lendir.

Sementara minyak Eucalyptus dapat dihirup melalui hidung dan dapat meredakan gejala flu.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan eucalyptol.

Baca juga :  Penyebab Cacar Monyet Atau Monkeypox, Dapat Menular Dari Hewan Ke Manusia

3. Dapat Mengurangi Rasa Sakit

Diketahui, mengirup minyak Eucalyptus dapat mengurangi rasa sakit.

Eucalyptus mengandung banyak senyawa anti-inflamasi, seperti cineole dan limonene, yang dapat bertindak sebagai pereda nyeri.

4. Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Gigi

Ekstrak daun Eucalyptus yang dikenal sebagai eucalyptol, dapat meningkatkan kesehatan gigi.

Daun Eucalyptus mengandung jumlah tinggi etanol dan makrokarpal C (sejenis polifenol).

Senyawa ini dikaitkan dengan tingkat bakteri yang lebih rendah yang dapat mengurangi penyebab gigi berlubang dan penyakit gusi.

5. Dapat Merawat Kulit Kepala

Menggunakan kayu putih dapat memperbaiki kulit kering dengan meningkatkan kandungan ceramidenya.

Ceramides adalah jenis asam lemak di kulit yang bertanggung jawab untuk menjaga penghalang dan mempertahankan kelembabannya.

Mereka yang mengalami kulit kering, ketombe, atau gangguan kulit seperti dermatitis dan psoriasis biasanya memiliki kadar ceramide yang lebih rendah.

Menurut penelitian, Ekstrak daun eucalyptus dapat meningkatkan produksi ceramide kulit, kapasitas menahan air, dan perlindungan penghalang kulit.

Hal tersebut karena daun Eucalyptus mengandung senyawa yang disebut macrocarpal A, yang tampaknya merangsang produksi ceramide.

Baca juga :  Santap Makanan Berlebih Saat Lebaran Bisa Memperburuk Komorbid

Dalam sebuah penelitian, bebebrapa orang menggunakan losion kulit kepala yang mengandung ekstrak daun Euxcalyptus dan ceramide sintetis secara signifikan mengurangi kemerahan, gatal, kekeringan, dan bersisik pada kulit kepala.

6. Dapat Meningkatkan Relaksasi

Eucalyptus secara luas diyakini dapat mengurangi gejala stres.

Dalam sebuah penelitian, beberapa orang mengalami penurunan kecemasan pra-operasi yang signifikan setelah menghirup minyak Eucalyptus.

Selain itu, menghirup minyak kayu putih selama 30 menit telah dikaitkan dengan penurunan tekanan darah pada pasien setelah operasi lutut, yang menunjukkan bahwa ia memiliki efek menenangkan.

Para peneliti percaya bahwa itu menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik, sistem respons stres, dan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis yang mendorong relaksasi.

(Tribunnews.com/Farrah Putri)