Batuk Pilek Bikin Nggak Nyaman, Redakan Gejalanya Dengan Hufagripp BP Dewasa

Batuk pilek merupakan salah satu penyakit infeksi virus ringan pada saluran pernapasan bagian atas yang bisa dialami siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Dilansir dari Alodokter, pada sebagian besar kasus, batuk pilek atau common cold disebabkan oleh infeksi Human rhinovirus (HRV). Selain HRV, batuk pilek juga bisa disebabkan oleh virus lainnya seperti coronavirus, adenovirus, human parainfluenza virus (HPIV), dan respiratory syncytial virus (RSV).

Sebelum menimbulkan gejala, virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui droplet dari penderita yang tanpa sengaja terhirup ataupun ketika seseorang menyentuh hidung, mulut atau mata tanpa mencuci tangan setelah menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi virus batuk pilek.

Umumnya, terdapat beberapa gejala yang dirasakan bila mengalami batuk pilek, di antaranya hidung tersumbat atau berair, batuk ringan, bersin-bersin, tenggorokan gatal atau nyeri telan, serta sakit kepala dan demam ringan. Gejala-gejala yang dirasakan tersebut tentu membuat tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas.

Meskipun batuk pilek umumnya tidak memerlukan penanganan khusus dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7 hingga 10 hari, namun ada baiknya untuk segera mengatasi gejala yang sudah mulai dirasakan.

Baca juga :  7 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan, Dapat Membantu Cegah Osteoporosis

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan gejala batuk pilek, mulai dari banyak minum air putih untuk membantu meningkatkan asupan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat dengan cukup.

Selain itu, bisa juga menggunakan pelembap ruangan (humidifier) dan mengonsumsi obat batuk pilek seperti Hufagripp BP Dewasa yang dapat mempercepat dalam meredakan gejala batuk pilek.

Hufagripp BP Dewasa merupakan golongan obat bebas terbatas dalam bentuk sirup berwarna merah dengan rasa cherry mint yang dapat dikonsumsi oleh orang dewasa serta anak-anak usia di atas 12 tahun.

Hufagripp BP Dewasa mengandung kombinasi dextromethorphan HBr 15mg, pseudoephedrine HCl 30mg, dan chlorphenamine maleate 2mg yang bermanfaat untuk meringankan gejala batuk dan pilek.

Pseudoephedrine dapat mengecilkan pembuluh darah yang melebar dan menyebabkan pembengkakan, sementara chlorphenamine dapat mengurangi pembengkakan yang telah menyumbat hidung. Selain itu, dextromethorphan dapat meredakan batuk kering dengan cara menghambat refleks batuk di otak.

Dosis, aturan pakai, dan cara mengonsumsi Hufagripp BP Dewasa dengan benar

Untuk dosis Hufagripp BP Dewasa yang dianjurkan untuk orang dewasa dan anak-anak usia >12 tahun adalah 1 sendok takar dan dikonsumsi 3 kali sehari. Perlu diingat, sebelum mengonsumsi Hufagripp BP Dewasa, selalu ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk yang terdapat pada kemasan obat.

Baca juga :  Jaga Kehamilan Agar Sehat, Perhatikan Asupan Mikronutrien Dan Makrnonutrien

Jangan lupa juga pastikan kamu sudah mengocok obat terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Hufagripp BP Dewasa dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Agar hasil pengobatan lebih maksimal, usahakan untuk mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap harinya.

Jika kamu lupa mengonsumsi Hufagripp BP Dewasa, segeralah konsumsi obat ini bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya belum terlalu dekat. Namun apabila jarak waktunya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Obat batuk dan pilek biasanya hanya perlu dikonsumsi sampai gejala membaik. Tapi, jika gejala belum membaik atau malah bertambah parah setelah 7 hari mengonsumsi Hufagripp BP Dewasa, segera konsultasikan diri kamu ke dokter.

Untuk saran penyimpanan, kamu bisa menyimpan Hufagripp BP Dewasa pada suhu ruangan, di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Efek samping dan interaksi Hufagripp BP Dewasa dengan obat lain

Seperti obat lainnya, Hufagripp BP Dewasa mungkin menimbulkan efek samping saat dikonsumsi mengingat obat ini mengandung pseudoephedrine, dextromethorphan, dan chlorphenamine. Umumnya, efek samping yang mungkin timbul dari obat dengan kandungan tersebut di antaranya sakit kepala, kantuk, pusing, serta mual atau muntah.

Baca juga :  Hepatitis Akut Adalah Peradangan Akut Parenkim Hati, Apa Gejala Hepatitis Akut Pada Anak?

Namun, jika efek samping tersebut tidak kunjung membaik, segeralah konsultasikan diri ke dokter.

Sementara itu, bahan-bahan yang terkandung di dalam Hufagripp BP Dewasa dapat minimbulkan efek samping jika dibarengi dengan obat-obatan tertentu. Kandungan dextromethorphan dan chlorphenamine dapat menimbulkan rasa kantuk berlebihan jika dikonsumsi bersama obat lain yang juga menyebabkan kantuk, seperti obat pereda nyeri golongan opioid atau obat penenang.

Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi Hufagripp BP Dewasa sesuai dosis dan aturan, serta memahami efek samping dan interaksinya dengan obat lain, dan nantinya mampu meredakan gejala batuk pilek yang kamu rasakan, dan dapat segera kembali beraktivitas dengan nyaman!