Anastan Forte, Obat Pereda Sakit Gigi Dan Pereda Nyeri Produksi PT. Gratia Husada Farma (HUFA)

Tahukah Anda, rasa nyeri biasanya muncul sebagai tanda bahwa ada masalah pada tubuh? Bentuk rasa nyeri pun bisa berbeda-beda, menyerang di tempat berbeda dan mewakili beragam masalah kesehatan.

Saat terjadi masalah kesehatan, reseptor nyeri akan mengirim sinyal ke otak sehingga Anda dapat merasakan nyeri. Beberapa nyeri yang kerap terjadi pada tubuh antara lain sakit gigi, sakit kepala, nyeri setelah operasi, nyeri haid, peradangan pada sendi dan otot, dan lain-lain.

Kerap kali, rasa nyeri yang ditimbulkan cukup berat, sehingga membuat Anda tak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada saat inilah, Anda dapat mengandalkan untuk mengatasinya.

Salah satu obat pereda berbagai jenis rasa nyeri adalah Anastan Forte produksi PT. Gratia Husada Farma atau yang sering dikenal HUFA. Anastan Forte mengandung bahan aktif asam mefenamat 500 mg yang berfungsi meredakan nyeri.

Apa indikasi Anastan Forte?

Anastan Forte adalah obat antinyeri pada tingkat ringan hingga sedang, seperti nyeri sendi, sakit gigi, sakit kepala, nyeri setelah operasi, dan nyeri haid dan gejala peradangan lainnya, seperti rasa panas, kemerahan, dan bengkak.

Baca juga :  Bau Ketiak Sangat Menyengat? Inilah Penyebabnya, Simak Tips Mengatasi Ketiak Bau

Anastan Forte bekerja dengan cara menghambat enzim yang berperan dalam pembentukan zat prostaglandin. Zat ini merupakan pemicu munculnya gejala peradangan, pembengkakan, dan nyeri.

Menurut Alodokter, prostaglandin dihasilkan saat terdapat cedera pada jaringan tubuh. Prostaglandin bersama dengan berbagai zat lain akan memulai proses pemulihan, namun di sisi lain mengakibatkan rasa nyeri, demam dan bengkak.

Oleh karena itu, jika sedang merasakan nyeri tak tertahankan yang mengganggu aktivitas, jangan khawatir, minumlah Anastan Forte. Obat berbentuk kaplet ini termasuk dalam kategori antiinflamasi nonsteroid yang bekerja fokus mengurangi rasa nyeri.

Dosis dan aturan pakai Anastan Forte

Anastan Forte dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak di atas usia 14 tahun. Dosis penggunaannya adalah 1 kaplet (500 mg), 3 kali sehari.

Anda bisa mengonsumsi Anastan Forte setelah makan. Minum kaplet dengan bantuan air putih.

Jika Anda lupa mengonsumsi obat ini, segera konsumsi jika belum mendekati jadwal berikutnya. Jika sudah mendekati, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.

Baca juga :  Bahaya Kecubung, Tanaman Yang Sering Disalahgunakan

Peringatan sebelum mengonsumsi Anastan Forte

Sebelum mengonsumsi Anastan Forte, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pertama, kandungan asam mefenamat dalam Anastan Forte tidak boleh dikonsumsi lebih dari 7 hari, kecuali atas anjuran dokter.

Kedua, jangan mengonsumsi Anastan Forte jika punya riwayat alergi atau asma setelah mengonsumsi obat ini atau obat lain yang mengandung asam mefenamat. Beri tahu dokter yang menangani Anda memiliki riwayat alergi obat tertentu.

Ketiga, jika sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan, beri tahu dokter Anda saat meresepkan obat antinyeri. Selain itu, beri tahu juga dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat, termasuk suplemen dan produk herbal.

Sebagai informasi, kandungan asam mefenamat dapat menimbulkan interaksi dengan obat lain, seperti meningkatkan risiko perdarahan jika diberikan bersamaan dengan NSAID atau salisilat lain (misalnya aspirin), antikoagulan (misalnya warfarin), kortikosteroid, SSRI, hingga menurunkan kemanjuran agen antihipertensi (misalnya penghambat ACE, antagonis angiotensin II, ß-blocker).

Yang terpenting, baca aturan pakai yang ada pada kemasan obat sebelum mengonsumsinya dan selalu ikuti anjuran dokter.

Baca juga :  Ketahui Tiga Gangguan Makan Pada Remaja, Tak Hanya Berdamppak Fisik, Tapi Juga Psikososial

Efek samping Anastan Forte

Anastan Forte bisa menyebabkan beberapa efek samping terkait kandungan asam mefenamat yang dimilikinya, antara lain sakit perut, perut kembung dan banyak buang angin, mual atau muntah, pusing, serta diare dan sembelit.

Jika efek samping yang Anda alami berkepanjangan, segera hubungi dokter untuk dapatkan penanganan tepat.

Kini, Anda tak perlu lagi cemas jika nyeri tak tertahankan mengganggu aktivitas Anda. Siapkan selalu Anastan Forte ke mana pun Anda berada dan konsumsi sesuai aturan pakai atau anjuran dokter.

Simpan Anastan Forte pada suhu ruangan, di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.