10 Cara Menghilangkan Bruntusan Di Wajah: Pilih Produk Yang Tepat Sesuai Jenis Kulit

Simak 10 cara menghilangkan bruntusan di wajah dalam artikel ini.

Kulit yang memiliki kelenjar minyak paling banyak yaitu wajah, dada, dan bahkan punggung atas dan bahu.

Sehingga di area tersebut paling sering muncul bruntusan.

Langkah pencegahan yang perlu dilakukan adalah mengetahui apa penyebab terjadinya bruntusan.

Setelah mengetahui penyebabnya, maka sebaiknya hindari hal-hal tersebut untuk mencegah terjadinya bruntusan.

Lalu bagaimana cara menghilangkan bruntusan di wajah?

10 Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah

Berikut 10 cara menghilangkan bruntusan di wajah yang dikutip dari forhers.com dan Healthline.com:

1. Cuci Wajah dengan Benar

Mencuci wajah sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit harian penting untuk menghilangkan kotoran, keringat, dan minyak berlebih.

Namun, jika Anda terlalu sering mencuci muka atau dengan pembersih yang salah, hal tersebut bisa memperburuk bruntusan di wajah.

Cara mencuci wajah dengan benar:

– Pilih pembersih yang lembut dan bebas alkohol

– Basahi wajah dengan air hangat

– Oleskan pembersih dengan tangan bersih atau waslap bersih

– Kemudian, usap perlahan dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari

– Bilas sampai bersih

– Keringkan wajah Anda dengan handuk bersih

Menjaga wajah tetap bersih dan cerah, cucilah sekali di pagi hari dan sebelum tidur.

2. Pilih Produk Jerawat yang Tepat untuk Jenis Kulit Anda

Jika kulit Anda kering, Anda harus mencari produk yang melembabkan dan meningkatkan lapisan pelindung luar agar kulit Anda tetap kenyal dan lembut.

Baca juga :  Dampak Positif Pandemi, Anak Muda Mulai Sering Sarapan, Ini 6 Manfaatnya Bagi Tubuh

Hindari pembersih berbusa dan masker tanah liat atau arang serta produk perawatan kulit yang mengandung alkohol.

Jika kulit berminya, hindari krim dan minyak wajah yang kental dan berbahan dasar minyak serta scrub keras yang dapat menghilangkan terlalu banyak minyak.

Jika memiliki kulit kombinasi, Anda mungkin perlu menggunakan produk yang berbeda di pipi dan rahang daripada di zona-T, tergantung jenis kulit yang Anda miliki di setiap area.

3. Minum Air Putih yang Banyak

Dehidrasi dapat menyebabkan tubuh memproduksi minyak berlebih dan memicu timbulnya bruntusan.

Usahakan untuk minum setidaknya delapan gelas air setiap hari agar tetap terhidrasi.

Jika tidak suka minum air putih, tambahkan perasan jus jeruk.

4. Jaga Kelembapan Kulit

Kulit adalah pelindung yang terdiri dari air, lemak, dan zat lainnya.

Ketika kulit kehilangan kelembapan, kelenjar sebaceous akan menghasilkan lebih banyak minyak yang berada di permukaan dan menyumbat pori-pori Anda.

Pelembab terbaik adalah yang menggabungkan minyak dan air untuk menjaga kulit agar terhidrasi secara alami dan bebas dari jerawat.

Mulailah dengan memilih pelembab yang dirancang untuk jenis kulit Anda.

Kemudian, pastikan tidak mengandung zat pengering seperti alkohol.

Pelembab yang dibuat dengan gliserin dan asam hialuronat membantu mengunci kelembapan, menjaga kulit tetap kenyal sepanjang hari.

Baca juga :  Manfaat Buah Dan Daun Jambu Biji: Dapat Ringankan Gejala Menstruasi

5. Hindari Menyentuh Area Wajah

Jika sering menyentuh wajah, pertama-tama, pastikan untuk sering mencuci tangan.

Kemudian cobalah untuk berhati-hati dalam menjauhkan tangan dari wajah.

Jika Anda mengalami kesulitan, cobalah langkah berikut:

– Perhatikan kapan saat Anda menyentuh wajah.

– Setelah tahu kapan dan bagaimana Anda menyentuh wajah, kenali kebiasaan alternatif yang dapat dilakukan, misalnya, memainkan jari di meja.

– Kemudian, setiap kali Anda ingin menyentuh wajah, lakukan kebiasaan alternatif sebagai gantinya.

6. Kelola Stres

Stres dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan juga meningkatkan produksi minyak.

Kombinasi dua hal ini dapat menyebabkan jerawat atau membuat bruntusan lebih parah.

Langkah untuk menghilangkan stres:

– Berolahraga

– Melakukan latihan pernapasan dalam

– Bermeditasi

– Membuat jurnal

– Menghabiskan waktu di alam

7. Coba Perawatan Over-The-Counter (OTC)

Perawatan over-the-counter (OTC) dianggap efektif untuk menghilangkan bruntusan.

Produk-produk ini sering mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, atau adapalen.

Ikuti petunjuk pabriknya, karena beberapa produk ini dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi.

Jika Anda khawatir tentang efek samping negatif, bicarakan dengan dokter kulit.

Mereka dapat membantu memilih perawatan yang lebih sesuai untuk kulit Anda.

8. Cuci Sarung Bantal Secara Teratur

Beberapa orang, sering menghabiskan waktunya untuk tidur.

Sehingga semua kotoran, keringat, produk rambut, dan riasan dari wajah meresap ke dalam bantal, terutama jika tidak mencuci muka sebelum tidur.

Baca juga :  Meksiko Konfirmasi Kasus Pertama Monkeypox

Sebaiknya, mencuci atau mengganti sarung bantal setiap minggu.

9. Lindungi Kulit di Bawah Sinar Matahari

Sinar UVA dan UVB memiliki efek yang dapat merusak kulit.

Sehingga sebaiknya, gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Pilih tabir surya spektrum luas, dengan SPF 30 atau lebih tinggi dan oleskan ke kulit dan wajah sekitar 15 hingga 30 menit sebelum pergi keluar.

Gunakan tabir surya antara jam 10 pagi dan 4 sore.

10. Hindari Makanan Olahan

Makanan olahan seperti roti putih, makanan yang dipanggang, dan keripik dianggap sebagai makanan glikemik tinggi.

Hal tersebut menyebabkan kadar gula darah melonjak.

Cobalah untuk meminimalkan asupan makanan olahan tinggi glikemik.

Sebaliknya, fokuslah untuk makan lebih banyak makanan rendah glikemik, yang menyebabkan gula darah naik lebih lambat.

Makanan rendah glikemik meliputi:

– Biji-bijian utuh (roti gandum dan pasta, serta beras merah, quinoa, farro, oat)

– Kacang-kacangan

(Tribunnews.com/Farrah Putri)