Mengurangi Masalah Lambung Tanpa Harus Minum Obat

 Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah penyakit pencernaan yang terjadi karena asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makanan.

Penyebab utama GERD adalah pola hidup yang tidak sehat dan pola makan tidak teratur.

Biasanya, asam lambung yang naik ditandai dengan mulut terasa asam, nyeri ulu hati, kesulitan menelan, gangguan pernapasan, serta mual dan muntah.

Yang mengalami masalah tersebut bukan hanya orang dewasa. Tapi juga anak-anak.

Tentu saja kondisi itu sangat mengganggu aktivitas.

Dan ada sebagian orang bergantung dengan obat untuk mengatasinya.

Namun, ada cara mengatasi GERD tanpa harus minum obat, yakni memperbaiki pola hidup dengan menghindari makanan yang memicu naiknya asam lambung, misalnya alkohol, cokelat, mint, kopi, makanan pedas dan berlemak, serta susu.

Berikut ini cara lain mengatasi GERD tanpa mengonsumsi obat-obatan:

1. Jangan makan berlebihan

Makanan masuk ke lambung melalui kerongkongan. Di ujung bawah kerongkongan tersebut, ada otot berbentuk seperti cincin yang disebut esophageal sphincter.

Otot ini berfungsi sebagai katup yang mencegah makanan atau asam di lambung tidak naik kembali ke kerongkongan.

Baca juga :  Apa Itu Talasemia? Penyakit Turunan Yang Bisa Dideteksi Sejak Dini

Jika terlalu banyak tekanan pada otot ini seperti saat makan berlebihan, maka fungsinya sebagai katup akan terganggu.

2. Kurangi berat badan

Pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, otot diafragma akan mendapat tekanan sehingga otot esophageal sphincter naik, disebut juga dengan hiatus hernia.

Mengurangi berat badan atau lemak dengan berolahraga bisa jadi cara menurunkan asam lambung tanpa obat.

3. Batasi konsumsi kopi

Bagi orang yang hampir setiap hari memulai hari dengan konsumsi kopi, ada baiknya membatasi karena dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung.

Meski banyak perdebatan mengenai hal ini, namun kopi terbukti meningkatkan durasi terjadinya kenaikan asam lambung di tiap jeda waktu makan.

4. Mengunyah permen karet

Siapa sangka, mengunyah permen karet bisa mengurangi tingkat asam di kerongkongan. Terlebih, jika permen karetnya mengandung bicarbonate.

Logikanya adalah ketika seseorang mengunyah permen karet, produksi air liur akan meningkat dan mengencerkan asam di kerongkongan.

5. Hindari bawang mentah

Banyak studi yang menunjukkan bahwa mengunyah bawang yang masih mentah dapat menimbulkan gas di perut.

Baca juga :  Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Menjaga Organ Paru Tetap Sehat

Tak hanya itu, bawang mentah juga dapat menimbulkan iritasi di kerongkongan. Konsekuensinya, heartburn bisa jadi terasa lebih menyiksa.

6. Minum madu

Madu memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan dengan mengonsumsi madu adalah meningkatkan kesehatan lambung.

Kandungan zat besi, vitamin, mineral, enzim, serat, hingga kalium yang terkandung dalam madu dinilai efektif menyembuhkan berbagai penyakit lambung, seperti GERD.

Meskipun bukan penyakit menular, GERD yang dibiarkan secara terus-menerus dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah.

Rutin mengonsumsi madu Zestmag bisa jadi solusi. Sebab, madu hutan murni itu memiliki kandungan kalium yang tinggi dan dapat mengatasi asam lambung.

Madu juga mengandung Curcumae Domestica Rhizoma yang berfungsi sebagai antibiotik untuk menetralisir sisa pencernaan.

Sisa-sisa pencernaan yang tidak terurai dan terserap oleh tubuh akan mengendap di dalam usus, sehingga membuatnya meradang.

Selain itu, terdapat kandungan Curcumae Xanthorizza Rhizoma yang mampu menghambat penyerapan gula, lemak, dan kolesterol dalam tubuh.

Baca juga :  Tidak Ada Alat Yang Menempel Jadi Pilihan Metode Sunat Terkini

Kandungan lainnya adalah Cinnamomum Burmanni yang mampu meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan makanan.

Kandungan ini juga berkhasiat meredakan pepsi dari dinding lambung dan meredakan asam lambung.

“Manfaat lain Zestmag berasal dari kandungan Nigella Sativa yang berperan sebagai antioksidan dan berfungsi sebagai anti peradangan. Sementara kandungan Coriandrum Sativum membantu produksi enzim pencernaan, sehingga proses pencernaan lebih mudah dan mengurangi perut kembung,” kata Yasril, Direktur CV Fira Herbalindo.

Dilansir dari laman Infosehatlambung.com, khasiat madu tersebut tidak hanya mengatasi GERD.

Kemudian membantu meningkatkan sistem imun dan memperbaiki fungsi saluran pencernaan, mengatasi radang usus, perut kembung, hingga maag kronis.

Madu juga berfungsi untuk meningkatkan sistem imun dan nafsu makan pada anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia.