Kenali Perbedaan Radang Tenggorokan Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri

 Kebanyakan orang yang mudah terkena radang adalah mereka yang memiliki alergi. Hal tersebut terjadi karena daya tahan tubuhnya lebih rendah dari orang normal lainnya.

Hal ini diungkapkan dr Fita Moeslichan SpA dalam kanal YouTube Sonora FM.

Saat alergi kambuh, pernapasan normal pun terhambat.

Saat sulit bernafas, seseorang pun membiarkan mulut terbuka.

Pada saat itulah kuman dan virus masuk.

Amandel, berlaku sebagai gerbang pertahanan tubuh. Amandel atau tonsil adalah organ kecil yang terletak di belakang tenggorokan.

Saat ada virus atau bakteri masuk, ia akan membesar.

Baca juga :  Penyakit Yang Sering Muncul Setelah Lebaran Akibat Kalap Makan

Jika tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan radang. Menurut dia, ada perbedaan dalam penanganan radang yang disebabkan virus dengan bakteri.

Pada dasarnya, jika radang disebabkan virus, diharapkan bisa sembuh dengan sendirinya.

Tapi terkadang virus suka membuat kerusakan.

Bila penyembuhan tidak sempurna, kerusakan disebabkan virus tersebut dapat menjadi rumah bakteri.

“Virus bisa apa saja. mungkin saat ini yang rame influenza. Bisa sembuh sendiri. Kalau bakteri lebih membahayakan. Tidak bisa sembuh sendiri. Memerlukan antibiotik,” ungkap dr Fita, Minggu (6/2/2022).

Baca juga :  Bahaya Rokok Elektrik Dan Rokok Tembakau Bagi Kesehatan, Vape Bisa Buat Kejang Hingga Paru Rusak

Namun, dr Fita pun mengingatkan agar jangan memberikan antibiotik kepada anak.

Karena mayoritas radang tenggorokan 78-80 persen virus. Sehingga, tidak membutuhkan antibiotik.

Walau sulit untuk membedakan, dr Fita memberikan beberapa tanda.

Pertama, harus melihat dengan membuka mulut secara baik agar amandel terlihat.

Kedua, perhatikan warna amandel.

Kalau tidak begitu merah dan anak tidak rewel, dan baru tiga hari pertama, virus masih bisa sembuh

Namun jika warna sudah merah dan ada bintik putih, maka radang sudah terjangkit kuman atau bakteri.

Baca juga :  Dokter Ingatkan Masyarakat Batasi Konsumsi Garam Demi Kesehatan

Jadi harus ditambahkan antibiotik.

Untuk amannya, langsung bawa anak ke dokter.

“Jangan dianggap sepele. Masih banyak penyakit penyerta yang dapat mengikuti radang tenggorokan. Kuman terlanjut jalan-jalan dalam tubuh kita. Bisa ginjal dan jantung,” katanya.