Sulit Ditangani, Alergi Makanan Pada Anak Bisa Dicegah

-Dokter spesialis konsultan alergi dan rematologi anak Dr dr Zahrah Hikmah SpA(K) menyebut alergi makanan merupakan salah satu alergi yang sulit ditangani oleh ahli alergi.

Diketahui bahwa makanan menjadi penyebab utama alergi pada anak, terutama anak-anak di bawah usia dua tahun.

Menurutnya, saat ini selain insiden alergi meningkat, ternyata pengetahuan tentang alergi makanan juga berkembang pesat di media sosial.

“Tetapi dari semua yang ditulis di media sosial ternyata sebagian besar itu tidak jelas sumbernya,” ungkap dr Zahrah dikutip dalam kegiatan virtual yang digelar UGM, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, alergi makanan terjadi apabila sistem imun seseorang bereaksi terhadap makanan tertentu. Dimana, hal tersebut tidak terjadi pada individu lain.

Baca juga :  Tak Banyak Yang Tahu, Kebiasaan Buruk Ini Ternyata Punya Dampak Baik Untuk Kesehatan

Seseorang yang mengalami alergi disebut sebagai individu yang memiliki bakat atopi.

“Atopi adalah secara genetik seseorang mempunyai kecenderungan untuk menderita alergi. Sedangkan apa yang disebut dengan penyebab dari alergi atau alergen adalah bahan makanan yang bisa mencetuskan kejadian alergi,” jelasnya.

Dr Zahrah menerangkan, alergi sebenarnya dapat dicegah. Pencegahan alergi tersebut dapat dilakukan dengan memberikan ASI eksklusif.

Selain itu, jika belum ada gejala alergi tetapi memiliki riwayat alergi tidak perlu diet alergi.

Baca juga :  MSG Bisa Memicu Kanker, Hipertensi Hingga Kebodohan, Mitos Atau Fakta?

Apabila tidak dapat menyusui, lanjutnya, anak bisa mendapatkan formula terhidrolisa parsial atau ektensif dan pada bayi yang lahir sesar bisa ditambahkan probiotik.

“Jadi sebelum timbul gejala pada bayi maka kita bisa memberikan ASI ekslusif. Jangan pernah menyetop ASI pada anak alergi,” jelasnya.

Ia menegaskan, soya tidak dapat mencegah alergi. Pemberian soya, lanjutnya, hanya sebagai pengganti ASI ketika ibu sudah tidak dapat menyusui lagi. Ia juga mengimbau agar orang tua tidak memberikan soya kepada bayi yang baru lahir dan belum jelas alerginya.

Terdapat tiga pilihan susu jika anak menderita alergi sejak bayi namun ibu sudah tidak mampu memberikan ASI.

Baca juga :  Diet Yang Dilakukan Tanpa Memperhitungkan Kebutuhan Gizi Yang Tepat Dapat Berefek Negatif

Tiga rekomendasi itu yaitu susu yang terhidrolisa lebih lanjut, susu asam amino, dan susu soya atau susu berbasis kedelai.

“Susu berbasis kedelai yang dimaksud bukan susu yang dijual di pasaran atau buatan sendiri,” jelasnya.