Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Saat Bersepeda Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik

 Bersepeda menjadi salah satu pilihan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh di masa pandemi Covid-19. Selain dapat menikmati nuansa alam sekitar saat traveling bersama komunitas atau hanya menjaga kebugaran tubuh dengan sekedar berolahraga.

Namun perlu diperhatikan beberapa persiapan sebelum, sesaat, sampai setelah aktivitas bersepeda khususnya dalam konsumsi makanan.

dr. Noviani Sp.GK, Spesialis Gizi Klinik dari Siloam Hospitals Jogjakarta menyarankan, jika biasa bersepeda dengan durasi lama dan intens sebaiknya konsumsi makanan dengan kandungan gula alami dengan nilai glikemik yang tinggi untuk energi siap pakai.

“Jadi sebelum bersepeda sebaiknya konsumsi makanan yang mudah dicerna agar dapat diserap menjadi glukosa sehingga menghasilkan energi,” kata Noviani saat webinar bincang sehat secara daring, Kamis (10/2/2022).

Baca juga :  Apa Itu Penyakit Hepatitis? Masyarakat Diminta Waspada

Untuk rekomendasi makanan yang bisa dikonsumsi saat pagi hari jika akan berolahraga dengan bersepeda biasanya makanan yang berbahan karbohidrat dan protein yang rendah lemak seperti nasi/ roti, sedikit sayur dengan telur atau konsumsi susu.

“Untuk nutrisi sebaiknya yang perlu dipersiapkan harus dibedakan saat sebelum olahraga, pada saat olahraga, dan setelah berolahraga. Hal ini perlu diperhatikan karena tujuan setiap periode tersebut berbeda,” katanya.

Setelah bersepeda, dr. Noviani menyarankan agar mengkonsumsi karbohidrat dan protein juga minuman yang ber-ion terutama bila berolah raga lebih dari 2,5 jam dan berkafein untuk memaksimalkan pengisian glikogen kembali.

Baca juga :  Ingin Minum Kopi, Tapi Punya Asam Lambung? Ini Jenis Kopi Yang Aman

Dalam bersepeda, juga perlu dihindari over training atau olah raga berlebihan.

“Kalau sudah seperti itu, bukan efek positif yg didapat, tetapi justru menurunkan sistem imunitas, bahkan sampai menyebabkan depresi. Disamping itu sesuatu yang dilakukan secara berlebihan maka hasilnya tidak akan baik,” kata Noviani.

Noviani menyarankan untuk olahraga bersepeda sebaiknya dilakukan secara bertahap.

“Jika dihitung dalam hitungan waktu bisa dimulai dalam waktu 1 jam kemudian 2 jam hingga seterusnya. Namun jika dihitung dalam jarak tempuh bisa dimulai dari 20 km, kemudian 30 km hingga seterusnya,” tuturnya.

Untuk orang yang bersepeda dengan tujuan diet, walaupun dengan mengurangi kalori, sebaiknya jangan sampai kebutuhan gizinya tidak terpenuhi karena akan menimbulkan pemecahan otot yang berlebihan, cadangan gizi yang tersimpan menjadi terpakai hingga berkurang, akhirnya timbul efek negatif dari kurang gizi tersebut.

Baca juga :  Laura Anna Meninggal Diduga Karena Asam Lambung Naik, Ketahui Apa Penyebab Asam Lambung

“Jadi pada prinsipnya kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh tetap terpenuhi walapun lebih sedikit dari kebutuhan gizi harian yg dikonsumsi,” kata Noviani.