Kenali Masalah Ngilu Pada Gigi, Jangan Buru-buru Ganti Pasta Gigi

Gigi sensitif kerap menimbulkan rasa ngilu dan bisa mengganggu aktivitas seseorang.

Lantas apakah perlu untuk langsung mengganti pasta gigi?

Menurut dokter gigi Drg R Ngt Anastasia Ririen Pramudyawati langkah awal yang dilakukan bukan langsung mengganti pasta gigi.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui penyebab sakit gigi.

Menurut dr Anastasia, ada berbagai penyebab timbulnya rasa ngilu pada gigi. Misalnya saja bisa disebabkan karena lapisan kedua gigi yang terbuka.

“Dimana email gigi sudah hilang karena rusak. Kita musti membedakan apakah itu gigi sensitif atau kondisi retak gigi atau pecah, radang pulpa, dan sebagainya,” kata dr Anastasia dalam program Sapa Dokter Wartakota, Jumat (4/3/2022).

Baca juga :  Beda Hepatitis A, B, C, D, E: Penyakit Peradangan Hati Atau Liver Yang Ancam Kesehatan Dunia

Untuk mengetahui penyebabnya hanya lewat diagnosis dokter.

Jika benar gigi sensitif, ciri khasnya adalah timbul rasa ngilu saat terkena makanan atau minuman dingin.

Rasa ngilu juga muncul saat mengunyah dan ini disebabkan material kerusakan pada gigi.

Kemudian rasa ngilu bisa disebabkan oleh gesekan benda keras. Bisa berasal dari sikat gigi atau pasta gigi.

Baca juga :  Lima Penyakit Yang Sering Mengintai Kesehatan Saat Musim Hujan

“Karenanya bukan berarti mengganti pasta gigi. Karena mekanisme gigi senstitf penyebabnya bermacam-macam,” kata Anastasia.

Ia pun memberikan tips pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat berada di rumah. Salah satunya mengganti pasta gigi dengan mengandung bahan khusus.

Contohnya pasta gigi yang mengandung analgesik, atau mengandung garam kalium, di antaranya kalium sitrat, florida 5 persen itu bisa dipilih.

Walau tidak menyembuhkan, bahan-bahan di atas bisa mengurangi rasa nyeri.

Baca juga :  Manfaat Asam Amino Yang Terkandung Dalam Susu

Namun, dr Anastasia menyarankan cara paling ideal untuk mengantisipasi gigi ngilu ada pergi ke dokter gigi untuk bisa dilakukan tindakan serta perlindungan secara mekanisme.