Laura Anna Meninggal Diduga Karena Asam Lambung Naik, Ketahui Apa Penyebab Asam Lambung

Selebgram Edelenyi Laura Anna meninggal dunia pada Rabu, 15 Desember 2021 di Rumah Sakit Eka Hospital, Cibubur, Jakarta Timur.

Dikutip dari , diagnosa sementara dari dokter dan keluarga, penyebab meninggalnya Laura Anna karena asam lambung yang semakin parah.

Menurut Greta Irene selaku kakak kandung Laura, mengatakan kondisinya pun semakin parah karena stress.

Laura tidak pernah keluar rumah selama beberapa tahun dan baru sekarang ini keluar, langsung dihadapkan pada sebuah persidangan.

“Ya itu dia takut dia merasa terintimidasi sama pengacara, baru pertama kali keluar (rumah) dalam berapa tahun kan, keluar-keluar sidang kayak gitu kan serem juga ya,” ucap Greta Irene di Grand Heaven, Pluit Jakarta Utara, Kamis (16/12/2021).

Diketahui, saat itu Laura sedang berjuang mencari keadilan untuk kelumpuhan yang dialaminya.

Ia menggugat mantan kekasihnya, Gaga Muhammad yang menyebabkan dirinya lumpuh karena sebuah kecelakaan.

Penyakit Asam Lambung atau GERD

Penyakit Asam lambung naik atau GERD merupakan jenis penyakit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat Indonesia.

Dikutip dari rsud.bulelengkab.go.id, GERD merupakan sebuah singkatan dari kata Gastroesophageal reflux disease.

Penyakit GERD adalah penyakit yang terjadi pada saluran pencernaan atau lebih tepatnya terjadi akibat asam lambung yang naik.

Baca juga :  Si Kecil Masih Ingin Berpuasa Saat Batuk Dan Pilek, Bahayakah Untuk Tubuhnya? Ini Penjelasan Dokter

Asam lambung yang naik ke esofagus atau kerongkongan dapat membuat kedua bagian pencernaan tersebut mengalami korosif.

GERD membuat penderitanya mengalami mual hingga mengalami muntah.

Dada hingga leher juga mengalami rasa sakit akibat asam yang naik.

Penyebab Penyakit GERD

Banyak hal yang dapat menjadi pengaruh dari GERD diantaranya stres, kelebihan berat badan, faktor genetik atau keturunan, konsumsi jenis obat tertentu, hamil, konsumsi makanan yang mengandung lemak dan beberapa pengaruh lainnya.

Selain itu, penyebab penyakit GERD adalah naiknya asam lambung ke saluran pencernaan yang tidak seharusnya seperti kerongkongan.

Hal ini terjadi karena tidak berfungsinya lower esophageal sphinchter.

Lower esophageal spinchter merupakan sebuah lingkaran otot yang berada pada bagian bawah dari penyakit esofagus.

Lower esophageal spinchter menjadi pintu yang secara otomatis terbuka jika makanan atau minuman ke lambung.

Setelah makanan atau minuman masuk ke lambung, lower esophageal spinchter menutup agar asam lambung tidak ke bagian lain dari tubuh.

Jika lower esophageal spinchter tidak menutup dengan baik maka dapat menyebabkan penyakit asam lambung.

Baca juga :  Bahaya Rokok Elektrik Dan Rokok Tembakau Bagi Kesehatan, Ini Perbedaan Kandungan Keduanya

Gejala yang Timbul Akibat Penyakit GERD

Gejala yang dapat timbul dari orang yang mengalami GERD diantaranya yaitu merasa tidak enak pada mulut serta kerongkongan.

Rasa nyeri pada bagian ulu hati atau dada karena korosi dari asam lambung pada bagian pencernaan lainnya.

Hal ini akan mengakibatkan rasa tidak nyaman setelah makan.

Dikarenakan rasa tidak nyaman pada kerongkongan dan mulut akan membuat penderitanya mengalami kesulitan dalam menelan makanan.

Hal yang dibutuhkan oleh penderita penyakit GERD adalah perawatan yang serius jika penderita mengalami penderita mengalami gejala yang sama terus menerus.

Pengobatan yang Dilakukan pada Penderita GERD

Penyakit GERD adalah penyakit yang membutuhkan segera perawatan.

Dikarenakan asam lambung yang naik ke esofagus dapat menyebabkan korosif pada bagian pencernaan dan jika dibiarkan berlangsung terus menerus akan lebih berbahaya.

Pengobatan yang diberikan untuk penderita GERD sendiri memiliki tahapan yang disesuaikan dengan kondisi penyakit.

Tahap awal dalam pengobatan yaitu mengganti jenis makanan yang dimakan.

Cara yang dapat dilakukan untuk menghindari penyakit ini adalah, tidak mengonsumsi makan makanan yang mengandung lemak, makanan yang terlalu asin, dan makanan yang pedas.

Baca juga :  Waspada, Ini Penyebab Dan Ciri-ciri Penyakit Jantung Di Usia Muda

Tahap selanjutnya yaitu melakukan pengobatan dengan obat-obatan.

Tahap ini dilakukan jika tahap penggantian menu makanan kurang berhasil dilakukan.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat untuk mengobati GERD ada baiknya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Dokter akan melakukan diagnose, apakah penyakit yang dialami memang benar penyakit GERD atau tidak, hal ini bertujuan untuk pemberian obat yang tepat.

Dokter biasanya menanyakan mengenai gejala apa saja yang timbul untuk melakukan diagnosa.

Sementara prosedur dari penyakit GERD adalah endoskopi.

Endoskopi merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan menggunakan endoskop.

Alat ini dimasukan ke dalam mulut untuk melihat penyebab dari naiknya asam lambung serta luka yang terjadi akibat naiknya asam lambung pada esofagus.

(/Devi Rahma)