Bisa Atasi Pegal, Seberapa Sering Dan Berapa Lama Tubuh Butuh Dipijat?

Saat sedang tidak enak badan atau lelah, tubuh membutuhkan relaksasi salah satunya dengan pijat.

Seperti diketahui hingga kini masih banyak orang menyukai teknik pijat tradisional, karena dirasa bisa meringankan beberapa sakit ringan.

Memang benar pijat bisa membantu meringankan beberapa rasa sakit, menghilangkan stres dan merawat diri.

Untuk pijat tradisional misalnya, kini banyak jasa tukang pijat yang bisa dipanggil ke rumah.

Bahkan juga ada beberapa aplikasi online yang memudahkan kita untuk memesan terapis pijat secara profesional.

Kamu pun bisa melakukan sendiri atau meminta seseorang di rumah untuk melakukan teknik pijat sederhana.

Namun, seberapa sering sebaiknya kita dipijat? Lalu butuh berapa lama durasi dalam satu kali memijat?

Dilansir dari Healthline, sebenarnya tidak ada pedoman standar seberapa sering sebaiknya kita dipijat.

Namun kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Baca Juga: Hindari Memijat saat Cedera Olahraga, Ini yang Harusnya Dilakukan Menurut Ahli

Baca juga :  Biar Enggak Iritasi, Perhatikan Cara Pakai Soft Lenses Yang Baik Dan Benar

Selain itu durasi pijatan juga tergantung pada jenis pijatan hingga area yang ingin dipijat

Pijat dapat membantu meringankan gejala nyeri tertentu atau mengurangi stres dan kecemasan.

Bahkan pijat juga bisa membantu ibu hamil mengurangi rasa pegal di beberapa area tubuh.

Apa saja jenis pijatan yang paling sering dilakukan? Lalu apa saja manfaatnya bagi tubuh?

1. Pijat untuk sakit leher

Pijat adalah cara untuk meredakan nyeri leher dalam jangka pendek, dan sering dipijat juga bisa mengurangi rasa sakit.

Studi menemukan mendapat pijatan 60 menit sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu menunjukkan lebih banyak manfaat bagi mereka yang menderita sakit leher.

2. Pijatan untuk sakit punggung

Memijat tubuh saat sedang sakit punggung dapat meringankan rasa sakit di punggung.

Baca Juga: Ini 3 Bagian Tubuh yang Harus Diberi Perhatian jika Pijat saat Hamil

Baca juga :  Bagaimana Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat? Lakukan 5 Tips Ini

Sebuah studi menunjukkan bahwa pijat yang dilakukan setiap hari selama 30 menit, selama 10 hari berturut-turut, dapat mengurangi rasa sakit punggung.

American College of Physicians juga menyebut pijat sebagai pengobatan untuk nyeri punggung bawah, yang berlangsung hingga 12 minggu.

3. Kecemasan dan Stres

Sudah bukan rahasia lagi bahwa ketika sedang stres, tubuh cenderung mudah merasa pegal dan kelelahan.

Menerima pijatan sekali atau dua kali dalam sebulan membantu menenangkan rasa cemas dan stres.

Menurut American Massage Therapy Association, 66 persen dari mereka yang menyukai pijatan mengaku melakukannya untuk relaksasi dan mengelola stres.

4. Pijat di masa kehamilan

Pijatan yang dilakukan oleh seorang profesional untuk ibu hamil, dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres, serta gejala fisik semasa kehamilan.

Baca Juga: Ingin Pijat Payudara Sendiri di Rumah? Bisa! Begini Cara Mudahnya

Baca juga :  Kenapa Hepatitis Akut Menyerang Anak-anak? Berikut Tanggapan Kemenkes

Cukup lakukan pijatan selama 20 menit selama dua sampai tiga kali dalam seminggu.

Selain keempat hal di atas, memijat juga punya beberapa manfaat lain termasuk mengurangi stres, mengurangi rasa sakit, mengatasi darah rendah, dan melepas ketegangan otot.

Namun ada beberapa kondisi yang juga sebaiknya dihindari untuk melakukan pemijatan.

Di antaranya ketika mengalami patah tulang, gangguan pendarahan, luka terbuka, sakit kanker, osteoporosis, atau kondisi medis serius lainnya.

Nah dari penjelasan di atas, pijat bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing ya, Kawan Puan!