Deteksi Risiko Kanker Sejak Dini Dengan Metode Next Generation Sequencing

Lembaga kesehatan dunia (WHO) melansir data tahun 2020 sebesar 400.000 kasus baru dan 230.000 menyebabkan kematian akibat kanker.

Kanker payudara memiliki jumlah kasus tertinggi di Indonesia, yakni 65.858 kasus atau 16,6 persen dari total 396.914 kasus kanker.

Sedangkan, kanker serviks (leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker.

Dua jenis kanker itu jadi momok karena dikenal sebagai silent killer paling berbahaya bagi wanita.

Tingginya risiko kanker terkait erat dengan kurangnya pengetahuan dan kesadaran untuk pencegahan dan deteksi dini kanker.

Maka penting melakukan skrining untuk mendeteksi kanker sejak dini.

Skrining kanker merupakan cara mengenali keberadaan kanker sebelum penderita mengalami penyakit tersebut agar bisa dilakukan pencegahan.

Baca juga :  Daftar Bahan Pangan Yang Mengandung Alergen

Karena itu, Helix Genomic menghadirkan teknologi canggih untuk skrining genom dengan metode Next Generation Sequencing (NGS) dan biomolekuler yang lengkap dan terjangkau bagi masyarakat.

Layanan skrining berbasis NGS bagi janin dan bayi baru lahir seperti Non-Invasive Prenatal Test (NIPT) untuk mendeteksi adanya sindrom Dow / Edward/ Patau pada janin; I-Screen Neonatal Test untuk deteksi dini disabilitas pada bayi baru lahir; hingga Prenatal Carrier Screening Test untuk mendeteksi risiko bawaan pada ibu.

“Selain pemeriksaan kelainan janin, layanan Helix Genomic juga akan mencakup pemeriksaan genetik untuk mengetahui risiko kanker seperti kanker payudara, kanker ovarium, dan beberapa jenis kanker lainnya,” kata Direktur Helix Laboratorium Muhareva Raekiansyah PhD.

Baca juga :  Cacar Monyet Bisa Timbulkan Gangguan Paru-paru, Berikut Penjelasannya

Layanan ini juga menjawab keresahan orangtua terutama terhadap kondisi kesehatan buah hatinya.

Teknologi mutakhir perusahaan global dari negeri K-Popers ini mampu mendeteksi risiko penyakit dan kelainan genetik melalui metode Next Generation Sequencing (NGS) yang memungkinkan untuk melakukan skrining pada genom manusia.

NGS memiliki keunggulan melakukan sekuensing gen dengan sensitivitas dan keakuratan tinggi sehingga dapat dikembangkan untuk melakukan pemeriksaan terkait genom.

“Helix Genomic juga menjawab keresahan para orang tua dalam menjaga dan merawat kondisi kesehatan buah hati sejak dalam kandungan. Ketika terdeteksi kelainan janin, kita bisa mengambil keputusan tindakan medis yang cepat dan tepat tentunya,” tutur dr Mariyam Jamilah selaku Manager Medis dan Produk Helix Laboratorium.

Baca juga :  Kabar Baik Hasil Studi Prancis: Secangkir Kopi Aromatik Dapat Membantu Melawan Kanker

Selain skrining kanker, Helix Genomic juga menyediakan pemeriksaan pharmacogenetic yang bertujuan untuk memeriksakan gen individu yang berhubungan dengan metabolisme obat.

Profil genetik individu ini akan menjadi panduan dokter dalam memberikan terapi obat yang presisi sehingga respon tubuh terhadap obat lebih efektif.

“Bukan cuma soal medis, anda pun bisa menelusuri asal-usul keturunan yang boleh jadi mengalir darah biru para sultan,” canda Rohni yang juga Dirut Helix.