Diabetes Hingga Penyakit Jantung, Ini Dampak Marah Bagi Tubuh

Perbedaan manusia dengan makhluk Tuhan lainnya ialah manusia yang mampu mengekspresikan berbagai emosi.

Salah satu emosi yang biasa diekspresikan oleh manusia ialah kemarahan karena kesedihan, takut hingga rasa bersalah.

Saat seseorang marah, hal tersebut sebenarnya normal dan sehat.

Pada dasarnya, orang yang sedang stres juga mungkin akan lebih sering marah. Secara tidak disadari, marah berdampak pada tubuh lho, Kawan Puan.

Berdasarkan informasi yang dapat dari Very Well Fitkemarahan merupakan suatu keadaan emosional yang terdiri dari perasaan dengan variasi intensitas, baik ringan hingga sangat sering.

Selain itu, ada dua jenis kemarahan yang dapat didefinisikan. Keduanya ialah:

Baca juga :  Bagaimana Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat? Lakukan 5 Tips Ini

Kemarahan konstruktif: kemarahan yang dapat membantumu memecahkan masalah dan menjadi pelindung.

Kemarahan yang merusak: kemarahan ini digunakan untuk membenarkan perasaan atau untuk mengintensifkan keadaan marah.

Lantas apa saja dampak marah pada tubuh?

Baca Juga: Bisa Berdampak Buruk bagi Bayi, Ini Efek Kehamilan yang Tidak Diinginkan

Sebenarnya, marah bisa menjadi emosi yang sehat. Tetapi, marah juga dapat berdampak buruk bagi tubuh.

Dampak buruk dari marah ialah menimbulkan penyakit berbahaya seperti jantung koroner.

Tidak hanya itu saja, emosi negatif ini juga jadi faktor penyebab perilaku bulimia.

Berdasarkan studi Anger and Health Risk Behaviourbila marah beberapa penyakit yang dapat berkembang ialah diabetes tipe 2 dan peningkatan risiko kecelakaan di jalan.

Baca juga :  Hepatitis Akut Yang Menyerang Anak Tidak Ada Kaitannya Dengan Vaksin Covid-19

Mengetahui hal tersebut, ternyata marah bisa berdampak sangat luas bagi kesehatan tubuh, baik mental maupun fisik.

Belajar dari hal tersebut, penting sekali untuk mengelola kemarahan supaya tidak timbul dampak buruk bagi diri sendiri.

Bagaimana mengelola emosi marah?

Salah satu cara untuk mengelola kemarahan yakni dengan olahraga.

Tak hanya marah saja yang reda, tapi olahraga juga mampu menurunkan risiko banyak penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Olahraga juga dapat meningkatkan ketahanan emosional seseorang terhadap stres akut lho, Kawan Puan.

Baca juga :  Waspadai Penyakit Yang Disebabkan Oleh Gigitan Nyamuk Dan Cara Memberantas Aedes Aegypti

Hal ini dibuktikan dalam studi Regular exercise is associated with emotional resilience to acute stress in healthy adults.

Dari ulasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ketika kamu merasa marah, sebaiknya segera lakukan aktivitas fisik supaya emosi bisa lebih terkontrol dan tidak merugikanmu.

(*)

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat? Lakukan 5 Tips Ini