Inikah Yang Disebut ‘Kemacetan’ Pada Sistem Peredaran Darah Manusia?

Anda mengalami gejala tangan dan kaki terasa dingin dan bahkan mati rasa?

Atau merasa tubuh kelelahan, kram pada otot kaki, telinga seperti berdenging, kepala pusing, sakit kepala?

Atau bahkan mengalami disfungsi ereksi pada pria?

Bisa jadi itu menjadi indikasi terjadinya ‘kemacetan’ pada peredaran darah.

Lian Hooi San, ahli gizi dari Herbal Revival Malaysia menjelaskan, ada sejumlah hal yang menjadi penyebab pengerasan pembuluh darah atau terbentuknya plak dalam pembuluh.

“Mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi, tingginya kadar kolesterol di dalam darah, tingginya kandungan gula dalam darah, kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan menyebabkan terbentuknya plak di dalam pembuluh darah Anda dan hal ini akan mempengaruhi aliran/sirkulasi darah,” kata Lian kepada media saat menjadi narasumber bagi Thomson Health, perusahaan yang memfokuskan perhatian pada pengembangan ekstrak ginkgo biloba selama hampir 30 tahun.

“Aliran darah yang ‘macet’ menyebabkan oksigen dan nutrisi tidak dapat dialirkan mencapai organ, jaringan dan sel tubuh secara baik, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke juga,” kata Lian Hooi San lagi.

Baca juga :  Apakah Buta Warna Bisa Disembuhkan? Berikut Gejala Hingga Faktor Penyebabnya

“Kondisi sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan berbagai macam masalah yang berbeda-beda, tetapi kebanyakan orang bahkan tidak tahu apa gejalanya. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, Anda seharusnya waspada,” katanya.

Disebutkan, terkait kondisi tersebut, berbagai penelitian memberi indikasi bahwa ekstrak Ginkgo biloba berkhasiat untuk melebarkan pembuluh darah dan memberi efek fibrinolitik.

Efek fibrinolitik yang dimaksud disebut mampu melarutkan bekuan atau gumpalan darah, meningkatkan aliran darah ke jantung, otak dan anggota gerak tubuh.

Benjamin Lim, apoteker dan direktur suplemen Thomson mengatakan ekstrak Ginkgo biloba memiliki banyak manfaat bagi tubuh, di antaranya, meningkatkan sirkulasi darah dan mengatasi gejala menganggu akibat kurang lancarnya aliran darah.

Ginkgo biloba, yang biasa disebut ginkgo, adalah spesies pohon yang sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu, eksistensinya sampai saat ini membuatnya disebut sebagai “living fossil”.

Tumbuhan ini memiliki daun berbentuk kipas, warna hijau, dan daunnya akan berubah menjadi berwarna emas yang tampak mencolok di musim gugur.

Baca juga :  Ini Cara Ampuh Bagi Kamu Yang Tidur Cepat Dan Nyenyak, Yuk Dicoba!

Dikatakannya, pohon ini bisa ditemui di kuil, taman, dan pinggir jalan di seluruh Jepang.

Ginkgo bukan hanya pohon yang hanya dipakai untuk memperindah untuk taman, tetapi ternyata tumbuhan ini memiliki sejumlah manfaat kesehatan berdasarkan hasil kajian dan riset ilmiah oleh berbagai peneliti dari mancanegara dan telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun yang lalu.

Kacang Ginkgo atau biji Ginkgo biloba biasa dikonsumsi untuk makanan dan bagian daunnya memiliki nilai atau khasiat obat.

Karena itu, penelitian modern kemudian berfokus pada khasiat ekstrak daun ginkgo untuk kesehatan.

Kata dia, manfaat lain dari ekstrak Ginkgo biloba dalam kombinasi dengan pengobatan aspirin adalah dapat membantu pemulihan otak dan saraf setelah serangan stroke iskemik.

Ginkgo biloba juga berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke retina dan bidang visual pada penderita Glaukoma Ketegangan Normal (Normal Tension Glaucoma), yaitu mereka yang mengalami kerusakan syaraf optik dalam mata walaupun tekanan tidak begitu tinggi.

Baca juga :  Ciri Khas Omicron, Nyeri Di Tenggorokan

Manfaat lain, peneliti menemukan bahwa Ginkgo biloba mampu memperbaiki disfungsi ereksi; dikatakan bahwa tanaman herbal ini melebarkan pembuluh darah, memberi efek pada sistem oksida nitrat, yang bekerja di syaraf nitrergik yang aktif pada otot polos, berlimpah di saluran pencernaan dan jaringan ereksi, aliran darah lebih banyak ke alat kelamin pria, akan membantu dalam ereksi.

“Ada lebih banyak manfaat kesehatan dari Ginkgo biloba, namun, tidak semua ekstrak Ginkgo biloba sama. Pastikan Ginkgo biloba yang Anda konsumsi menggunakan daun ginkgo segar yang masih muda dan memiliki sedikit asam ginkgolic (yang dapat menyebabkan reaksi alergi). Kualitas produk ginkgo menentukan keamanan dan keefektifannya, jadi sangat penting untuk memilih produk ginkgo yang tepat,” kata Benjamin Lim. (*/)