Perbedaan Endemi Dengan Pandemi, Simak Penjelasannya Berikut Ini

Endemi dan Pandemi merupakan dua istilah yang baru-baru ini sering dibahas, karena berkaitan dengan penyebaran virus corona.

Dikutip dari publichealth.columbia.eduendemi dan pandemi adalah istilah mengenai keterangan penyebaran dari suatu wabah atau penyakit pada suatu wilayah.

Pengertian Endemi dan Pandemi

Apa itu Pandemi?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan suatu penyakit menjadi pandemi ketika pertumbuhan penyakit terjadi secara eksponensial.

Yang berarti tingkat pertumbuhan meroket dan setiap hari kasus tumbuh lebih dari hari sebelumnya.

Sebuah kondisi dinyatakan sebagai pandemi artinya virus tidak ada hubungannya dengan virologi, kekebalan populasi, atau keparahan penyakit.

Hal ini berarti virus mencakup wilayah yang luas, mempengaruhi beberapa negara dan populasi.

Apa itu Endemi?

Wabah penyakit bersifat endemi jika terjadi secara konsisten tetapi terbatas pada wilayah tertentu.

Hal ini membuat penyebaran penyakit dan tingkat dapat diprediksi.

Misalnya penyakit malaria, yang kini dianggap endemi di negara dan wilayah tertentu.

Sementara itu, mengutip dari byjus.comperbedaan antara endemi dan pandemi dalam bidang epidemiologi merujuk pada dua istilah yang saling berkaitan yang berbeda satu sama lain.

Baca juga :  Penyebab Stroke Beserta Gejala Dan Faktor Risikonya

Pandemi adalah penyebaran penyakit di wilayah yang luas yang mencakup seluruh negara atau bahkan benua yang mempengaruhi sebagian besar populasi.

Infeksi disebut sebagai endemi ketika dipertahankan dalam populasi pada tingkat dasar wilayah geografis tanpa bantuan sumber eksternal apa pun.

Perbedaan Pandemi dan Endemi

Pandemi

Pandemi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi ketika penyebaran penyakit bersifat global

Sebuah pandemi menyebar pada tingkat yang lebih cepat yang mempengaruhi sebagian besar populasi dan biasanya disebabkan oleh jenis virus baru yang telah tidak aktif selama bertahun-tahun.

Flu Spanyol pada awal abad ke-20 dan Covid-19 yang lebih baru adalah contoh pandemi.

Penyakit endemik yang meluas dengan jumlah orang yang terinfeksi stabil bukanlah pandemi.

Suatu penyakit atau kondisi bukanlah pandemi hanya karena membunuh atau menginfeksi banyak orang; itu juga harus menular dan menyebar ke area yang luas, khususnya di luar batas geografis dari area yang terinfeksi asli.

Baca juga :  Lemak Darah Dan Tekanan Darah Tinggi Bisa Picu Penyakit Jantung, Cegah Dengan Cara Ini!

Pandemi berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘pan’ yang berarti semua dan ‘demos’ yang berarti rakyat.

Endemi

Endemi digunakan untuk menggambarkan penyakit yang ada secara permanen di wilayah tertentu atau sekelompok orang.

Penyakit endemi terkadang bersifat musiman dan penyebaran infeksi bergantung pada faktor-faktor seperti geografi dan sanitasi.

Malaria adalah contoh penyakit endemik yang umum di Afrika dan di beberapa wilayah Asia.

Biasanya, jika terjadi penyebaran endemi, jumlah infeksinya stabil.

Infeksi yang dimulai sebagai epidemi pada akhirnya akan mati atau mencapai kondisi, sedangkan endemi tergantung pada sejumlah faktor, termasuk virulensi penyakit dan cara penularannya.

Endemi berasal dari bahasa Yunani “ en ” yang berarti di dalam atau di dalam dan “ demos ” yang berarti orang.

Pandemi dan Endemi serta Kaitannya dengan Covid-19

Covid-19 saat ini dinyatakan sedang bertransisi dari pandemi ke penyakit endemi.

Baca juga :  Mengenal Sindrom Ramsay Hunt, Penyakit Yang Sebabkan Kelumpuhan Wajah

Dikutip dari bu.eduCovid-19 dinyatakan mulai memasuki fase endemi karena infeksi terjadi dalam siklus musiman atau yang dapat diprediksi, seperti flu.

Tetapi saat Covid-19 beralih dari pendemi ke endemi, itu tidak berarti masker atau vaksinasi tidak lagi diperlukan lagi.

Untuk beralih dari pandemi ke endemik, kata Murray, asisten profesor epidemiologi BU School of Public Health mengatakan, dunia perlu memiliki perkiraan yang dapat diprediksi ke mana penyakit itu akan pergi selanjutnya.

Covid-19 nantinya akan menjadi lazim di masa mendatang, meski terus dalam fase pemantauan oleh pakar kesehatan.

(/Oktavia WW)

Berita lain terkait Pandemi dan Endemi