Anak Sakit Perut, Jangan Anggap Enteng! Bisa Jadi Si Kecil Mengidap Penyakit Ini

Sakit perut adalah salah satu dari beragam penyakit yang sering dialami anak-anak. Saat anak mengalami penyakit ini, orang tua lantas khawatir. Hal itu karena anak yang mengalami sakit perut sulit mengutarakan keluhan yang mereka alami, menjadi rewel, bahkan menolak untuk makan.

Walaupun sering disebabkan hal yang sepele, nyatanya sakit perut dapat mengarah ke masalah yang lebih serius. Salah satu di antaranya adalah diare akut atau flu perut, atau yang lebih dikenal masyarakat Indonesia dengan penyakit muntaber.

Muntaber merupakan gangguan pencernaan yang sering terjadi, dan ditandai dengan diare yang kadang disertai muntah. Penyakit ini sering disebabkan infeksi virus yang biasanya sembuh dalam beberapa hari.

Saat anak mengalami muntaber, orang tua diharapkan untuk terus memastikan anak minum banyak cairan, dan bila mengalami demam tinggi, dehidrasi, ada darah di tinja atau muntahan anak, atau bahkan gejala tidak mereda, maka anak harus segera dibawa ke dokter.

Muntaber tak boleh dianggap remeh, sebab pada beberapa anak, penyakit ini dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang.

Selain muntaber, penyakit lain yang mungkin bisa dialami anak adalah Gastroesophageal reflux disease atau GERD. Penyakit yang sering dianggap penyakit orang dewasa ini, ternyata juga umum terjadi pada anak-anak dan bayi.

Baca juga :  Cara Mengukur Tekanan Darah Di Rumah: Gunakan Alat Pengukur Yang Telah Tervalidasi

Pada anak yang lebih kecil, GERD sulit ditentukan, namun gejala yang biasanya timbul dapat berupa muntah, diikuti dengan gejala lain seperti penurunan berat badan, rewel, sering menangis, menolak makan, atau adanya gangguan napas kronik.

Pada anak yang lebih besar, keluhan GERD seringkali sama seperti yang dialami orang dewasa seperti muntah, mulut terasa asam, nyeri di perut bagian atas dan sendawa berlebihan.

Untuk pengobatanya, GERD pada anak dapat ditangani dengan perubahan pola makan dan gaya hidup, serta dengan pemberian obat-obatan pereda asam lambung.

“Ada kalanya GERD muncul berulang terus-menerus, dan kurang responsif terhadap pengobatan hingga akibatkan anak sulit menelan. Perlu pemeriksaan diagnostik agar diketahui apa penyebab GERD berulang, salah satunya dengan endoskopi,” ujar dr. Eva Jeumpa, Sp. A (K), Dokter Spesialis Gastrohepatologi Anak Mayapada Hospital Kuningan.

Tes ini memeriksa bagian dalam saluran cerna, dengan menggunakan tabung kecil fleksibel yang disebut endoskop. Alat ini memiliki cahaya dan lensa kamera di ujungnya, sehingga saluran cerna dapat terlihat dan sampel jaringan dari dalam saluran cerna juga dapat diambil untuk pengujian.

Selain itu, kebiasaan anak-anak memasukkan benda ke dalam mulut juga patut diperhatikan. Itu karena bila benda asing tertelan melewati kerongkongan, namun tersangkut di lambung atau usus, gejala sakit perut, kembung, mual muntah hingga kehilangan nafsu makan dapat terjadi.

Baca juga :  Makan Enak Saat Lebaran, Bagaimana Hindari Kenaikan Berat Badan? Simak Penjelasan Dokter

“Tindakan endoskopi dapat segera dilakukan untuk mengeluarkan benda asing yang tertelan.” Lanjut dr Eva.

Sembelit, yakni BAB dengan frekuensi yang jarang juga merupakan hal yang sering terjadi pada anak.

Jika anak mengalaminya, disarankan untuk memberikan anak makanan berserat seperti sayur dan buah, serta banyak minum akan sangat membantu. Bila sembelit sering terjadi atau disertai keluhan lain, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Maka itu, ada baiknya segera periksakan anak ke dokter jika timbul keluhan sakit perut, karena penanganan yang tepat dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi yang lebih berat, atau yang lebih baik, lakukanlah deteksi sedini mungkin untuk menghindari risiko penyakit anak menjadi serius.

Jangan tunda melakukan tindakan apabila ada anak mengalami gejala suatu penyakit, dan bila Anda memiliki pertanyaan, Anda bisa melakukan konsulitasi dengan melalui klik link berikut: https://mayapadahospital.com/askdoctordan dapatkan voucher pemeriksaan medical check up.

Jika sudah melakukan konsultasi, Anda juga disarankan mengunjungi rumah sakit terdekat, salah satunya Pediatric Center Mayapada Hospital yang menyediakan layanan komprehensif untuk buah hati Anda, mulai dari pemeriksaan kesehatan, deteksi dini dan vaksinasi, perawatan medis, tindakan bedah dan rehabilitasi, termasuk untuk kasus jantung, gangguan neurologis, pencernaan, kelainan tulang, dan kondisi lainnya.

Baca juga :  Cara Mencegah Hepatitis Akut, Kenali Gejala Dan Penyebabnya

Tim Pediatric Center Mayapada Hospital terdiri dari berbagai dokter seperti seperti dr. Eva Jeumpa, Sp.A (K) dan dr. Nuraini Irma Susanti, Sp.A (K)serta berbagai dokter spesialis anak dengan subspesialisasi seperti konsultan gastroenterohepatologi anak, konsultan hematologi onkologi anak, konsultan neurologi anak dan konsultan jantung anak, serta dokter spesialis bedah anak, dan dokter spesialis lain yang yang dapat menangani kasus keganasan atau kanker pada anak.

Terakhir, bagi para orang tua harap ingat! Segera konsultasikan kepada dokter atau mengunjungi rumah sakit terdekat jika anak mengalami sakit perut atau keluhan penyakit lainnya yang tak kunjung hilang, atau yang lebih baik lagi, lakukanlah medical check up secara rutin, ya!