Mengapa Penyakit Komorbid Diabetes Melitus Dapat Memperparah Pasien Covid-19?

Penderita komorbid Diabetes Melitus (DM) menjadi kelompok rentan saat terpapar Covid-19.

Pasien dengan komorbid ini juga berkontribusi pada tingginya angka kematian Covid-19 di Indonesia.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Mengapa bisa terjadi?

Menurut Wiku, diabetes mellitus berhubungan dengan sel bagian dalam pembuluh darah atau sel endotel.

Baca juga :  Dermatologist Sarankan Ibu Hentikan Menggunakan Skincare Yang Mengandung Bahan Ini Saat Hamil

Sel ini juga sangat berperan pada infeksi Covid-19.

Diketahui, sistem kekebalan tubuh pasien mengalami penurunan sehingga berpengaruh kepada produksi antibodi yang terbatas untuk melawan infeksi.

“Para penderita diabetes mellitus diharapkan memastikan penyakitnya dapat terkendali,” ujar Wiku dalam kegiatan virtual baru-baru ini.

Ada 4 cara yang dapat dilakukan agar penderita diabetes mellitus dapat menjaga kondisi tubuhnya.

Baca juga :  Mana Yang Lebih Efektif Suntik Vitamin Dan Suplemen Oral?

Pertama, memastikan kadar gula darah tetap dalam rentang normal untuk penderita DM.

Kedua, pastikan mendapat pengobatan yang memadai dari dokter, konsumsi obat sesuai dengan dosis dan anjuran dokter.

Ketiga, melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum divaksinasi.

Dan keempat mencukupi kebutuhan gizi dengan diet harian sesuai panduan pada pasien DM dan batasi atau hindari konsumsi gula.

Baca juga :  Waspada! Sakit Kepala Ternyata Pertanda Tumor Otak, Berikut Gejalanya

Vaksinasi juga harus digencarkan, termasuk upaya booster.